Sinta Nuriyah Wahid ingatkan lima permasalahan bangsa
Elshinta.com, Pejabat dan keluarga yang 'pamer' harta kekayaan harus melakukan intropeksi terkait asal usul dari hartanya. Hal ini diungkapkan istri almarhum Presiden ke-4 Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid usai memberikan ceramah kebangsaan yang digelar di Mapolresta Malang Kota.
Elshinta.com - Pejabat dan keluarga yang 'pamer' harta kekayaan harus melakukan intropeksi terkait asal usul dari hartanya. Hal ini diungkapkan istri almarhum Presiden ke-4 Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid usai memberikan ceramah kebangsaan yang digelar di Mapolresta Malang Kota.
“Mestinya pejabat ini sadar harta yang diperolehnya ini halal atau haram,” ujar Sinta Nuriyah Wahid didampingi putrinya Yenny Wahid seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Kamis (6/4).
Menurutnya, kalau memang harta yang dipamerkan tersebut berasal dari yang tidak benar maka dipastikan hasil dari pekerjaan yang tidak benar. “Kok bisa ya, justru pamer di media sosial,” imbuhnya.
Pada ceramahnya ini, Sinta menyinggung soal lima permasalahan yang harus dihadapi oleh seluruh umat manusia khususnya di Indonesia dan sudah menjadi tugas yang harus dipikirkan oleh petugas keamanan. Adapun 5 hal tersebut yaitu menjaga agama, menjaga pikiran dan pendapat, menjaga keturunan, menjaga jiwa, dan menjaga harta milik.
"Kita semua adalah orang-orang yang lemah Oleh sebab itu sudah menjadi tugas dari kepolisian untuk menjaga agar negara Indonesia tetap tentram dan aman dan ini harus kita dukung bersama" tandasnya .
Sementara itu Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan ceramah kebangsaan yang disampaikan memasuki H 15 Ramadan sangat bermanfaat.
"Alhamdulillah, kami merasa bersyukur dan mengucapkan selamat datang kepada Ibu Sinta Nuriyah Wahid beserta rombongan dan semoga seluruh tausiyah yang disampaikan oleh Beliau dapat menjadi sumber Semangat serta motivasi bagi kita semua" ucap Kapolresta Malang Kota.
Dalam dunia Kepolisian, Gus Dur juga dikenal sebagai sosok pencetus Polri mandiri dengan munculnya UU no 2 tahun 2002 tentang Kepolisian. "Banyak seloroh dan joke yg disampaikan oleh Gusdur terkait dunia kepolisian," tambahnya.