Safari Ramadan, Wali Kota Balikpapan ingatkan nilai persatuan dan kesatuan

Elshinta.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kembali menggelar Safari Ramadan 1444 Hijriah, di Balikpapan Islamic Center (BIC), Kalimantan Timur.

Update: 2023-04-09 14:47 GMT
Sumber foto: Rizkia/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kembali menggelar Safari Ramadan 1444 Hijriah, di Balikpapan Islamic Center (BIC), Kalimantan Timur.

Pelaksanaan Safari Ramadan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud serta Ketua Markas Tahfidz Palestina, Pakar Rukiah dan Munsyid Terbaik di Palestina, Syekh Muhammad Bakir.

Rahmad Mas'ud juga menyerahkan bantuan berupa penggalangan dana, sebagai bentuk rasa simpati atas peristiwa yang menimpa rakyat di Palestina.

Selanjutnya, tidak sekadar melaksanakan ibadah salat isya, tarawih dan witir, pada malam Safari Ramadan ke-5 ini, terdapat rangkaian pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dari Tahfizhul Qur'an Ahlus Shuffah dalam memperingati Nuzulul Qur'an 1444 Hijriah.

"Malam ini bertepatan dengan malam 17 Ramadhan, merupakan salah satu malam yang penuh kemuliaan. Dimana Allah SWT unttuk pertama kalinya menurunkan pedoman dan tuntutan bagi umat manusia yaitu Al-Qur'anul Karim," kata Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud saat menyampaikan sambutannya. 

"Sebagaiman Al-Quran diturunkankan kepada umat manusia melalui Rasulullah SAW, agar menjadi rahmat bagi alam semesta, menjadi sumber ilmu pengetahuan dunia dan akhirat, yang membimbing kita menjadi manusia yang lebih baik," tuturnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Rizkia, Minggu (10/4). 

Dalam pelaksanaan safari Ramadan kali ini, Pemerintah Kota Balikpapan turur memberikan bantuan kepada 9 pondok pesantren yang ada di Kota Balikpapan.

Diantaranya Pondok Pesantren Muhammad Arsyad Al-Banjari, Pondok Pesantren Al-Mujahidin, Pondok Pesantren Nurul Al Khaeraat Lil Muhibbin, Pondok Pesantren Subulus Salam, Pondok Pesantren Hidayatullah, Pondok Pesantren Al-azhar Teritip, Pondok Pesantren Al-Muttaqien, Pondok Pesantren As-Syifa dan Pondok Pesantren Syeikhina Kholil.

Adapun demikian, Rahmad Mas'ud mengajak masyarakat Kota Balikpapan untuk senantiasa bersikap saling menghargai, memahami dan mengutamakan toleransi dalam setiap perbedaan.

"Serta menjunjung tinggi, nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa dan negara," pungkasnya.

Tags:    

Similar News