Antisipasi tindak kriminal, warga diimbau tidak kenakan perhiasan mencolok saat bepergian

Elshinta.com, Kerawanan kriminalitas meningkat menjelang Idul Fitri, Polres Sukoharjo, Jawa Tengah mengimbau masyarakat tidak mengenakan perhiasan mencolok saat bepergian.

Update: 2023-04-13 11:23 GMT
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Kerawanan kriminalitas meningkat menjelang Idul Fitri, Polres Sukoharjo, Jawa Tengah mengimbau masyarakat tidak mengenakan perhiasan mencolok saat bepergian. Selain itu, Polres juga menyediakan pengawalan secara gratis bagi warga yang akan melakukan transaksi perbankan dalam jumlah besar. Hal itu disampaikan Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan.

Menurut Kapolres, meningkatnya kerawanan aksi kriminalitas dipicu adanya peningkatan aktivitas warga dalam mempersiapkan Idul Fitri. Sehingga muncul celah kelengahan warga yang bisa dimanfaatkan para pelaku kejahatan. Pihaknya mengantisipasi melakukan langkah antisipasi dengan menggencarkan patroli keamanan, menyiagakan personel ditempat-tempat keramaian dan juga pengawalan masyarakat yang akan melakukan transaksi perbankan. Dilain pihak, warga juga harus berperan aktif tidak mengundang niat menjadi sasaran tindak kriminal.

"Sebisanya jangan memakai perhiasan yang berlebihan saat bepergian," kata kapolres seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Kamis (13/4). 

Kemudian, lajut Wahyu Nugroho Setyawan, apabila akan melakukan transaksi perbankan dalam jumlah besar, tidak segan meminta pengawalan pada petugas patroli guna memastikan keselamatan dan keamanan yang bersangkutan. Polres menyiagakan 100 personel dalam satu tim patroli reaksi cepat mengantisipasi kerawanan tindak kriminal di wilayah hukum Sukoharjo.Khususnya mendekati Hari Raya Idul Fitri seperti saat ini.

"Mal, pasar, pusat pusat ekonomi, anjungan tunai mandiri serta perbankan disasar patroli petugas selama 24 jam," tambahnya.

Menyikapi maraknya jasa penukaran uang baru menjelang lebaran, Wahyu Nugroho Setyawan menegaskan hal itu tidak melanggar hukum. Tetapi cenderung kurang aman, baik dari pembeli jasa ataupun penyedia jasa. Mengingat lokasi beroperasi mereka ada disekitar jalan. Pihaknya mengimbau agar masyarakat yang ingin menukarkan uang baru untuk persiapan idul fitri, mengakses jasa perbankan. Yakni langsung menukarkan di bank terdekat. Selain lebih aman, uang dijamin uang asli dan tidak dikenakan biaya jasa alias uang ditukar sesuai nominal yang diserahkan.

Tags:    

Similar News