Juragan air galon isi ulang dikepruk kepalanya sebelum dimutilasi
Elshinta.com, Jenazah Irwan Hutagalung (53), juragan usaha air galon isi ulang yang ditemukan sudah membusuk dalam kondisi dimutilasi menjadi empat bagian pada Senin lalu (8/5) di Jl Mulawarman Raya, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang , ternyata kepalanya dikepruk menggunakan benda sangat keras terlebih dulu.
Elshinta.com - Jenazah Irwan Hutagalung (53), juragan usaha air galon isi ulang yang ditemukan sudah membusuk dalam kondisi dimutilasi menjadi empat bagian pada Senin lalu (8/5) di Jl Mulawarman Raya, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang , ternyata kepalanya dikepruk menggunakan benda sangat keras terlebih dulu.
Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy, Selasa (9/5) menjelaskan, "Hasil sementara outopsi yang dipimpin oleh dr Uva beserta Tim Forensik RSUP Kariadi menerangkan penyebab utama kematian korban akibat dari pukulan benda tumpul yang sangat keras pada kepala (kening kiri) yang tembus hingga rahang kanan."
Ssetelah korban sekarat dan pingsan, pelaku kemudian memotong kepala dan dua tangan Irwan menggunakan senjata tajam. Selanjutnya jasad itu dicor dengan semen.
"Pembunuhan itu sudah direncanakan," tambah Iqbal seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Rabu (10/5).
Irwan Hutagalung adalah warga Perumahan Bukit Agung, Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Ia membuka usaha air galon isi ulang dan penjualan gas elpiji sejak enam bulan silam dengan mengontrak toko.
Berdasar hasil otopsi jenazah termasuk pemeriksaan saksi-saksi, diketahui korban meninggal dunia pada Jumat (5/5/2023) dini hari.
Saat ditemukan, kondisi korban dalam keadaan dicor semen. Sementara kepala, lengan kanan, lengan kiri dimasukkan dalam karung. Kakinya diikat tali rafia. Badannya ditutupi bantal. Kemudian dicor semen ditanam di selokan samping tempat usahanya itu, bersebelahan dengan tempat cuci mobil.
“Otopsi sudah dilakukan di RSUP dr Kariadi Semarang, sejumlah barang bukti kami amankan antara lain linggis, tali rafia, pakaian yang dikenakan saat ditemukan, setengah sak semen dan bantal,” sambungnya.
Sebilah pisau juga ditemukan di TKP. Terlihat gagangnya ada bekas semen masih menempel.
Saat ini, lokasi tempat usaha tersebut masih dipasang garis polisi. Tampak sebuah mobil pick up dan sebuah sepeda motor yang dilengkapi alat untuk menaruh galon masih terparkir di TKP.
Aparat Satuan Reskrim Polrestabes Semarang dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng masih melakukan penyelidikan terkait insiden ini dipimpin Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar.
Polisi membongkar lorong selokan yang tertutup seng setelah mendapat laporan dari karyawan dan pemilik bangunan tersebut lantaran mengeluarkan bau menyengat.
Setelah dibongkar baru diketahui ada jasad yang dicor semen. Jasad itu adalah Irwan Hutagalung, juragan usaha air galon isi ulang. Polisi dibantu relawan SAR dan tim medis dari puskesmas setempat kemudian melakukan proses evakuasi dan pemeriksaan jenazah di TKP sebelum dibawa ke kamar jenazah RSUP dr Kariadi Semarang.
"Kami telah mengamankan satu orang. Statusnya saksi. Kami melakukan pemeriksaan untuk mengembangkan kasus ini," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar