Industri tak tertarik, 700 produk paten UB tak bisa diproduksi massal
Elshinta.com, Sebanyak 700 produk hak paten yang dihasilkan dosen dan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur memberikan kemanfaatan kepada masyarakat baik berupa makanan, pakaian dan basis teknologi.
Elshinta.com - Sebanyak 700 produk hak paten yang dihasilkan dosen dan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur memberikan kemanfaatan kepada masyarakat baik berupa makanan, pakaian dan basis teknologi.
“Padahal paten yang prosesenya melalui riset yang berbiaya tidak rendah namun kendalanya karena belum terhilirisasi,” kata Wakil Rektor V UB Bidang Riset dan Inovasi, Prof.Dr. Unti Ludigdo, SE.,MSi usai memberikan sambutan dalam acara Bridging The Gap yang digelar Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis UB di Hotel Atria, Kota Malang, Kamis (25/5).
Dijelaskan Unti, jumlah paten ini belum termasuk hasil inovasi dosen dan mahasiswa di pekan ilmiah mahasiswa.
“Selain itu UB masih terbatas untuk terkoneksi dengan industri dan terbatas untuk berproduksi dan UB belum memiliki mode industri atau pabrik kalau punya maka hasil produksinya sangat kecil dan belum bisa memproduksi skala besar,” tambahnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El-Aris, Kamis (25/5).
Karena itu melalui upaya yang digagas Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis diharapkan dapat terjalin kerjasama dunia usaha dan industri.
“Dan acara ini tidak akan berhenti sampai di sini, namun juga dikembangkan ke tahap lanjut dalam bentuk perjanjian kerja sama di Jakarta dengan harapan hasil dari paten dapat diproduksi secara massal dengan instansi lain seperti Badan Riset Nasional (BRIN),” jelas mantan Dekan Fakultas Vokasi ini.
Sementara itu, Direktur Direktorat Inovasi dan Inkubasi Bisnis (DIIB) Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur M Iqbal, SSos., MIB., DBA mengungkapkan optimismenya dalam gelaran “Bridging The Gap”.
“Tujuan kita adalah menghubungan Industri dengan Universitas dan Direktorat Inovasi dan Inkubasi Bisnis tengah mengumpulkan potensi yang dimiliki UB dengan harapan tercipta konektivitas dengan Industri sehingga apa yang dihasilkan oleh UB baik berupa paten, HAKI dapat terhilirisasi ke masyarakat dan mempunyai nilai ekonomis,” kata Iqbal.
Ditambahkan Iqbal, pada event ini ada dua perusahaan yang di libatkan yakni perusahaan hiburan Jatim Park dan satu perusahaan otomotif.