Prihatin minyak 'Jelantah' dibuang sia-sia, Karang Taruna di Kudus ini buka Bank Jelantah

Elshinta.com, Beginilah aksi para pemuda di Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang membuat ide menabung minyak goreng bekas memasak (jelantah). Mereka mengajak ibu-ibu di Desa tersebut untuk tidak membuang minyak goreng sisa, melainkan ditabung ke Bank Jelantah di Posko Karang Taruna Bahurekso. Bank ini buka sebulan sekali dibuka dari pukul 08.00 WIB sampai 11.00 WIB.

By :  Redaksi
Update: 2023-06-26 19:56 GMT
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Beginilah aksi para pemuda di Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang membuat ide menabung minyak goreng bekas memasak (jelantah). Mereka mengajak ibu-ibu di Desa tersebut untuk tidak membuang minyak goreng sisa, melainkan ditabung ke Bank Jelantah di Posko Karang Taruna Bahurekso. Bank ini buka sebulan sekali dibuka dari pukul 08.00 WIB sampai 11.00 WIB.

Ketua Karang Taruna Bahurekso, Siswanto mengatakan ide Bank Jelantah didasari rasa keprihatinan karena banyaknya minyak goreng sisa yang hanya dibuang begitu saja. Padahal minyak jelantah ini bisa bermanfaat dan menghasilkan uang. Gayung bersambut, ide para pemuda ini mendapatkan respon dari tim penggerak PKK Desa Sidorekso yang akhirnya melakukan sosialisasi ke warga. 

"Setiap satu liter jelantah kami hargai Rp3000,- yang uangnya masuk tabungan. Selain itu tiap warga yang menabung jelantah dapat bonus satu bibit cabai siap tanam", katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Senin (26/6).

Dijelaskan, pihaknya tidak mematok jumlah minyak jelantah yang ditabung para nasabah. Berapapun jumlahnya akan dibeli, nantinya akan diakumulasikan setiap tiga bulan sekali. "Minyak jelantah ini kami jual kembali karena ada pengepul yang siap menerima dan memprotes menjadi sesuatu yang bermanfaat ", ujar Siswanto.

Pada hari pertama pelaksanaan menabung jelantah disambut antusias warga. Tampak ibu-ibu yang datang ke posko membawa minyak jelantah, sehingga bisa terkumpul sebanyak 38 liter. 

Salah satu warga Tantri Wahyuni mengaku senang adanya nabung jelantah. Biasanya jelantah sisa memasak langsung dibuang karena tidak tau mau digunakan apalagi.  "Ini bisa ditabung dapat tanaman cabai lagi. Jadi mulai hari ini kalau ada sisa minyak goreng, saya kumpulkan untuk ditabung. Bisa punya tabungan dari barang yang tidak berguna", ujarnya.

Tags:    

Similar News