Konsumsi LPG 3 kg di Jateng naik 3 persen
Elshinta.com, Permintaan LPG bersubsidi 3 kg di wilayah Jawa Tengah pada bulan Juli 2023 mengalami peningkatan. Hal ini disampaikan Senior Supervisor Communication & Relations Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Marthia Mulia Asri.
Elshinta.com - Permintaan LPG bersubsidi 3 kg di wilayah Jawa Tengah pada bulan Juli 2023 mengalami peningkatan. Hal ini disampaikan Senior Supervisor Communication & Relations Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Marthia Mulia Asri.
Ia mengatakan, untuk beberapa wilayah di Jawa Tengah mengalami peningkatan penggunaan LPG 3 kg. Kenaikannya masih dibawah 5 persen seperti di Kabupaten Rembang yang sekitar 2,7 persen dan ini hampir sama untuk daerah-daerah lainnya.
“Peningkatan terjadi sekitar 3 persen untuk wilayah Jawa Tengah pada bulan Juli dibandingkan bulan Juni 2023", katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Jumat (11/8).
Terkait adanya harga LPG 3 kg yang cukup tinggi dipasarkan, pihak Pertamina JBT mengimbau bila masyarakat melihat ada pangkalan yang menjual lebih tinggi daripada Harga Eceran Tertinggi (HET) di wilayah Kabupaten Rembang maupun Kabupaten lainnya yaitu Rp. 15.500, dapat menghubungi contact center Pertamina 135.
Dari sisi penyaluran LPG, Sales Branch Manager Rayon VI Semarang Pertamina Patra Niaga, Irsan Firdaus Gasani mengungkapkan, pasokan LPG termasuk LPG 3 kg dalam keadaan yang aman untuk Kabupaten Rembang dan sekitarnya.
“Rata-rata penyaluran LPG 3 kg untuk wilayah Kabupaten Rembang sebanyak 19.000 tabung per harinya. Peningkatan konsumsi sebanyak 2,7 persen dari kebutuhan rata-rata per bulan. Untuk membutuhi kebutuhan tersebut, dilakukan penambahan fakultatif 7.000 tabung ,” ujar Irsan.
Area Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility Regional Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengatakan, pihaknya terus memastikan pasokan dan distribusi LPG aman sampai ke masyarakat di Jateng DIY, melalui 769 agen dan 57.856 pangkalan LPG resmi Pertamina.