Dampak kemarau panjang, sejumlah desa di Kudus kekurangan air bersih
Elshinta.com, Kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah membuat empat desa yakni Desa Kedungdowo, Desa Setrokalangan, Desa Gamong Kecamatan Kaliwungu dan Desa Gondoharum Kecamatan Jekulo mulai kekurangan air bersih.
Elshinta.com - Kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah membuat empat desa yakni Desa Kedungdowo, Desa Setrokalangan, Desa Gamong Kecamatan Kaliwungu dan Desa Gondoharum Kecamatan Jekulo mulai kekurangan air bersih. Pihak BPBD Kabupaten Kudus mendistribusikan air bersih ke sejumlah Desa tersebut untuk membantu warga. Sudah lebih dari 20.000 liter air yang disalurkan melalui tandon-tandon air yang disiapkan di desa-desa.
Kasi kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus, Ahmad Munaji mengatakan menindaklanjuti keluhan warga yang sudah mulai mengalami kekurangan air bersih maka pihak BPBD telah menyiapkan tandon-tandon air yang ditempatkan di beberapa titik di antaranya di Dukuh Kalangan, Desa Setrokalangan.
"Setiap 2 atau 3 hari pasti kami lakukan dropping air karena memang sumur-sumur warga sumbernya sudah mulai mengering", katanya, Sabtu (2/9).
Adapun rincian air bersih yang tersalurkan dari tanggal 24 - 31 Agustus bersama PMI Kudus berada di Desa Kedungdowo
Terdapat 3 titik lokasi yakni RT 1 RW 4, RT 1 RW 7, dan RT 3 RW 7. Dengan jumlah warga terdampak 65 KK atau 270 Jiwa. Jumlah air tersalurkan sampai saat ini 18.000 liter.
Desa Setrokalangan terdapat 4 titik lokasi RT 1 dan 2 RW 2 dan RT 2 RW 1 dan RT 3 RW 2. Jumlah warga terdampak: 61 KK atau 260 Jiwa. Jumlah air tersalurkan sampai saat ini 18.000 liter.
Desa Gamong terdapat 1 titik lokasi RT 5 RW 1. Jumlah warga terdampak: 70 KK atau 280 Jiwa. Jumlah air tersalurkan sampai saat ini sebanyak 5.000 liter dan di Desa Gondoharum terdapat 1 titik lokasi RT 6 RW 2, jumlah warga terdampak: 100 KK 402 jiwa sedangkan jumlah air tersalurkan 5.000 liter.
"Jadi total warga terdampak ada 296 KK atau 1212 jiwa. Kami minta jika ada warga yang kekuranganair bersih pihak desa dapat memfasilitasi untuk mengajukan bantuan ke Pihak BPBD", ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Sabtu (2/9).