Warga Desa Jaring Halus keluhkan kenaikan harga beras 

Warga Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mengeluhkan kenaikan harga beras dari Rp3 ribu - Rp5 ribu per kilogram.

Update: 2023-09-11 17:49 GMT
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Warga Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mengeluhkan kenaikan harga beras dari Rp3 ribu - Rp5 ribu per kilogram. Karena kenaikan harga beras tersebut tidak sebanding dengan pendapatan warga Desa Jaring Halus yang 80 persen berprofesi sebagai nelayan tradisional. Hal itu disampaikan Kepala Desa Jaring Halus Usman, Senin (11/9).

Kenaikan harga beras ini terjadi sejak awal September, sehingga dikeluhkan oleh warga  masyarakat Desa Jaring Halus. Kepala Desa Jaring Halus Usman menjelaskan, jumlah penduduk desa 920 kepala keluarga dimana 80 persen berprofesi sebagai nelayan tradisional.

"Sebagai nelayan tradisional warga saya merasa kesusahan dengan kenaikan harga beras ini, pendapatan mereka tidak sebanding dengan kenaikan harga, saya berharap pemerintah segera menstabilkan harga beras," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Senin (11/9).

Keresahan warga dengan kenaikan harga beras tersebut disampaikan oleh salah seorang ibu rumah tangga Asnida (40) warga Desa Jaring Halus, dimana disebutkannya kenaikan harga beras ini sangat berdampak kepada penghasilan suaminya sebagai seorang nelayan tradisional. Beras yang tadinya seharga Rp12 ribu per kilogram kini menjadi Rp16 ribu per kilogram.

"Kami sebagai warga yang mengandalkan pendapatan suami sebagai nelayan tradisional merasa tidak mampu dengan harga beras yang melambung, tolong kepada pemerintah harga beras diturunkan," ujarnya.

Kenaikan harga beras ini terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Langkat dengan kenaikan harga bervariasi sesuai dengan jenis beras. Kenaikan harga beras tersebut terjadi di semua warung pengecer.

Tags:    

Similar News