Rajin laporkan transaksi biosolar subsidi mencurigakan, Pertamina beri apresiasi SPBU di Sleman
SPBU 44.555.04 di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta mendapatkan apresiasi dari Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT). Apresiasi diberikan karena SPBU tersebut cukup rajin dalam melaporkan transaksi biosolar subsidi yang mencurigakan.
Elshinta.com - SPBU 44.555.04 di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta mendapatkan apresiasi dari Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT). Apresiasi diberikan karena SPBU tersebut cukup rajin dalam melaporkan transaksi biosolar subsidi yang mencurigakan.
"SPBU tersebut termasuk yang rajin melaporkan adanya transaksi QR code Biosolar subsidi yang mencurigakan yang mengarah ke penyalahgunaan BBM subsidi. Setelah adanya pelaporan transaksi mencurigakan, maka PT Pertamina Patra Niaga memblokir QR code, " ujar Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR), Brasto Galih Nugroho.
Brasto mengatakan, pemberian apresiasi ini atas kontribusi dan dukungannya terhadap pelaksanaan Program Subsidi Tepat BBM MyPertamina.
“Atas kinerja operator dan pengawas SPBU 44.555.04 Kabupaten Sleman, kami memberikan apresiasi kepada 3 pekerja yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program Subsidi Tepat BBM di SPBU tersebut,” tuturnya.
Hadir memberikan langsung memberikan penghargaan, Sales Area Manager (SAM) Retail Yogyakarta, Weddy Surya Windrawan mengatakan, penyerahan apresiasi berupa piagam, uang santunan, serta bantuan kerohiman dari PT Pertamina Patra Niaga dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana).
“Pemberian apresiasi untuk satu orang pengawas dan dua orang operator yang telah mendukung program Subsidi Tepat MyPertamina,” tutur Weddy.
Pengawas SPBU yang diberikan penghargaan yaitu Dwi Nurhidayanto. Sedangkan operator SPBU yang diberikan penghargaan adalah Rahmat Raharja dan Muhammad Ridwan Mustofa.
“Kami berharap seluruh petugas SPBU di wilayah Yogyakarta mempertahankan kinerja baiknya dan meningkatkan pelayanan yang maksimal ke konsumen SPBU,” pungkas Weddy seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Kamis (21/9).