Sumbu filosofi Yogyakarta ditetapkan sebagai warisan budaya UNESCO 

Sumbu filosofi Yogyakarta telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Penetapan pada tanggal 18 September 2023 tersebut diharapkan membawa dampak positif bagi rakyat Yogyakarta terutama untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan ditetapkan sumbu filosofi sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO maka Indonesia memiliki 6 warisan budaya dunia. 

Update: 2023-09-25 19:04 GMT
Sumber foto: Izan Raharjo/elshinta.com.

Elshinta.com - Sumbu filosofi Yogyakarta telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Penetapan pada tanggal 18 September 2023 tersebut diharapkan membawa dampak positif bagi rakyat Yogyakarta terutama untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan ditetapkan sumbu filosofi sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO maka Indonesia memiliki 6 warisan budaya dunia. 

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana, S.T, menyambut baik penetapan tersebut dan diharapkan akan berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat Yogyakarta, utamanya pada bidang pariwisata. Penetapan Sumbu Filosofi Yogyakarta oleh UNESCO akan berimbas langsung terhadap peningkatan pariwisata Yogyakarta karena lingkup Sumbu Filosofi Yogyakarta pada saat ini memiliki lingkup internasional.

"Kalau tempat-tempat seperti candi Borobudur, kemudian candi Prambanan Itu kan kelihatan di suatu tempat dan  memang wujud nyata.  Tapi  Sumbu Filosofi ini ada cerita-cerita yang ada di balik itu. Nilai-nilai filosofis di balik itu yang  mesti kemudian kita terangkan Kepada seluruh masyarakat di dunia," ujarnya.

Untuk menyambut penetapan Sumbu Filosofi Yogyakarta dan mendukung potensi hasil baiknya, pemerintah telah merencanakan pembuatan becak model baru. Becak motor yang beroperasi pada saat ini, rencananya akan dialihkan menjadi becak wisata. 

" Pemerintah akan melakukan uji coba empat puluh becak wisata tersebut pada akhir tahun 2023. Becak wisata diharapkan dapat memperkaya etalase wisata di Yogyakarta yang akan menambah daya tarik wisata Yogyakarta," tandas Huda.

Politisi FPKS DPRD DIY tersebut mengatakan pemerintah dan masyarakat Yogyakarta harus bersinergi untuk mempromosikan nilai-nilai yang terkandung dalam Sumbu Filosofi Yogyakarta, mulai dari sejarah hingga penerapan yang ada pada masyarakat Yogyakarta saat ini. Harapannya akan menarik lebih banyak wisatawan dari seluruh dunia untuk berwisata di Yogyakarta. Warga Yogyakarta juga sudah siap menerima peningkatan wisatawan karena iklim wisata di Yogyakarta telah terbentuk, hal ini terbukti dari banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

"Warisan dunia yang tidak benda ini bisa kita promosikan ke seluruh dunia dan efeknya berimbas langsung untuk mendatangkan wisata-wisata di Yogyakarta . Secara langsung, penetapan Sumbu Filosofi Yogyakarta ini akan sangat bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat Yogyakarta,” pungkasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Senin (26/9). 

Tags:    

Similar News