PLN jamin pasokan listrik KTT AIS Forum 2023 di Bali
PT. PLN UID Bali menjamin dan memastikan pasokan listrik tanpa kedip atau tanpa gangguan khususnya selama penyelenggaraan agenda internasional seperti Konferensi Tingkat Tinggi Archipelagic and Island States (KTT AIS) Forum 2023 yang akan berlangsung di Bali.
Elshinta.com - PT. PLN UID Bali menjamin dan memastikan pasokan listrik tanpa kedip atau tanpa gangguan khususnya selama penyelenggaraan agenda internasional seperti Konferensi Tingkat Tinggi Archipelagic and Island States (KTT AIS) Forum 2023 yang akan berlangsung di Bali.
PLN UID Bali berkolaborasi dengan Majelis Desa Adat (MDA) Bali mengadakan acara pertemuan dengan sejumlah perwakilan warga masyarakat dalam rangka Sosialisasi Keandalan Kelistrikan Terkait Gangguan Layang-layang yang berlangsung di Gedung MDA Bali, Jalan Cok Ageng Tresna No. 67, Kota Denpasar, Jumat (22/9/2023).
Masyarakat diimbau agar berhati-hati saat bermain layang-layang khususnya selama penyelenggaraan KTT AIS Forum 2023.
Sebagai informasi, penyelenggaraan KTT AIS sendiri dijadwalkan berlangsung pada 10-11 Oktober 2023 mendatang di kawasan ITDC Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.
Acara sosialisasi tersebut diantaranya dihadiri Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Ida Penglisir Agung Putra Sukahet dan Manager Komunikasi PLN UID Bali, I Made Arya serta sejumlah pihak terkait lainnya.
I Made Arya dalam paparannya mengatakan bahwa salah satu kunci kesuksesan penyelenggaraan event besar naik nasional maupun internasional khususnya di Bali adalah pasokan listrik yang handal alias tanpa gangguan.
Sementara itu di sisi lain, salah satu penyebab gangguan jaringan listrik PLN yang sering terjadi karena layang-layang, khususnya yang berukuran besar atau jumbo. Dimana sebagian besar layang-layang tersebut jatuh atau nyangkut di jaringan listrik PLN bertegangan ekstra tinggi (SUTET) 150.000 volt.
“Tahun 2023 ini, kami (PLN UID Bali) telah menurunkan sebanyak 454 layang layang pada jaringan listrik PLN yang mengakibatkan gangguan listrik sebanyak 40 kali,” kata I Made Arya dalam paparannya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Senin (25/9).
Maka dengan demikian, PLN UID Bali bersama dengan MDA Bali mengimbau sekaligus mengajak kepada masyarakat khususnya di wilayah Bali dan sekitarnya agar berhati-hati saat bermain layang-layang.
Selain itu pihaknya juga mengimbau agar masyarakat khususnya bagi penggemar dan hobi bermain layang-layang agar sebisa mungkin menjauhi dan menghindari jaringan listrik PLN.
Sementara itu, Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Ida Penglisir Agung Putra Sukahet dalam kesempatan ini menegaskan dukungannya kepada PLN UID Bali, khususjya dalam hal menjaga kehandalan dan kelancaran pasokan listrik.
“Saya mengapresiasi PLN UID Bali yang telah menggelar Sosialisasi Keandalan Kelistrikan Terkait Gangguan Layang-layang bersama dengan MDA Bali, perangkat desa dan juga komunitas layang-layang,” kata Ida Penglisir Agung Putra Sukahet.
Ia berharap, dengan adanya pertemuan ini maka akan mensukseskan penyelenggaraan KTT AIS yang akan diikuti sebanyak 51 negara pulau dan kepulauan serta sejumlah negara lain atau organisasi terkait lainnya.