Lahan Bandara Kertajati terbakar, 10 hektar ludes dalam 4 jam
Lahan seluas 10 hektar di area depan Bandara Kertajati ludes terbakar. Kobaran api yang melahap ilalang kering cepat meluas akibat angin kencang yang melanda Kabupaten Majalengka hingga Senin (2/10/2023) siang kemarin.
Elshinta.com - Lahan seluas 10 hektar di area depan Bandara Kertajati ludes terbakar. Kobaran api yang melahap ilalang kering cepat meluas akibat angin kencang yang melanda Kabupaten Majalengka hingga Senin (2/10/2023) siang kemarin.
Sejumlah petugas gabungan dari TNI Polri, Satpol PP, Damkar dan BPBD selama 4 jam berjibaku memadamkan api secara manual disamping damkar khusus yang diterjunkan pihak Bandara untuk melakukan pemadaman.
Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Iskandar Hadi menyatakan kebakaran lahan di area Bandara Kertajati terus terjadi dalam tiga hari terakhir ini, selain akibat kelalaian manusia Iskandar menyebut angin kencang dan kemarau yang cukup panas jadi pemicu terjadinya kebakaran.
"Kejadian Kebakaran lahan disekitar wilayah bandara Kertajati, sekitar gudang kargo sampai runway, kebakaran sudah 3 hari lalu
yang sekarang sekitar 10 hektar," kata Iskandar usai petugas gabungan melakukan pemadaman lahan.
Iskandar menegaskan, hendaknya masyarakat bijaksana dengan kondisi yang terjadi saat ini terlebih BMKG memprediksi kemarau masih melanda wilayah majalengka dalam dua bulan kedepan.
"Saat ini kita harus waspada dengan kondisi cuaca yang panas. Dan bahkan prediksi dari BMKG, kemarau berlanjut sekitar satu bulan dua bulan ke depan," ujar Iskandar seperti dilaporkan Kontibutor Elshinta, Enok Carsinah, Selasa (3/10).
"Oleh karena itu, masyarakat untuk bijaksana menghadapi kondisi ini. Jangan main-main dengan api. Dan dimungkinkan ini (kebakaran lahan bandara) akibat kelalaian manusia. Walaupun sekarang sedang penyelidikan, pemicunya itu apa," ungkapnya.
Masih dijelaskannya, upaya pemadaman petugas gabungan sempat menghadapi kendala karena angin cukup kencang dan lahan yang sangat luas sehingga api sulit dipadamkan dan sangat cepat meluas
"Karena begitu luas yang kena kebakaran, dengan angin yang begitu besar, sehingga titik-titiknya itu berlarian kesana kemari kebawa angin. Karena kita memiliki peralatan yang sederhana, cara manual, tetapi ya mudah-mudahan tidak sampai merembet ke fasilitas bandara yang penting," harapnya.