Tingkatkan ekonomi masyarakat desa, warga kaki Gunung Merbabu gelar bazaar UMKM
Tingkatkan ekonomi masyarakat di kawasan pedesaan, puluhan peserta UMKM di kaki Gunung Merbabu, Desa Urut Sewu, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menggelar bazaar yang dilaksanakan di tengah perkampungan.
Elshinta.com - Tingkatkan ekonomi masyarakat di kawasan pedesaan, puluhan peserta UMKM di kaki Gunung Merbabu, Desa Urut Sewu, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menggelar bazaar yang dilaksanakan di tengah perkampungan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Boyolali, Yulius Bagus Triyanto yang menghadiri bazaar tersebut, Jumat (6/10) mengatakan, sampai saat ini pemerintah Kabupaten Boyolali terus mendorong UMKM di setiap desa dengan harapan perekonomian desa dapat berkembang.
“Selama ini Pemkab Boyolali terus mendorong UMKM yang berada di setiap desa. Sebab, dengan adanya UMKM tersebut perekonomian desa akan berkembang,” kata Yulius seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto.
Menurutnya, dengan adanya UMKM ini tentunya perputaran keuangan tingkat desa akan lebih baik. Namun, potensi UMKM yangn berada di setiap desa tersebut tidak dimunculkan oleh pemerintah desa.
“Seharusnya UMKM yang berada di setiap desa itu dimunculkan, kalau dimunculkan sebenarnya akan meningkatkan ekonomi desa serta menjadi perputaran uang di desa. Tapi pemdes itu tidak mau memunculkannya,” kata dia.
Yulius meminta, UMKM di desa Urut Sewu tersebut dibuatkan sebuah katalog, kemudian UMKM yang berada di tingkat RT ini nantinya dibantu pemasarannya oleh pemdes. Sebab, sekarang ini eranya digital, sehingga akan memudahkan para pemasaran UMKM.
“Jadi sekarang ini eranya digital, nanti UMKM ini dibuatkan katalog dan desa membantu pemasarannya. Lewat media sosial,” jelas dia.
Sementara itu, Kepala Desa Urut Sewu Sri Haryanto mengungkapkan, kegiatan bazar ini untuk mengangkat produk UMKM disetiap RT yang berada di desa Urut Sewu. Bahkan, stand yang disediakan panitia tidak mencukupi, sehingga mereka mendirikan di luar tenda.
“Produk UMKM yang dipasarkan berbagai kerajinan tangan, olahan kripik, sayur organic dan masih banyak yang lainnya. Semua ini hasil produk UMKM desa Urut Sewu,” ujar Sri Haryanto.
Lebih lanjut Sri Haryanto mengatakan, UMKM desa Urut Sewu terus berkembang dan meningkat. Lanjut dia, UMKM ini nantinya akan dibuat katalog kemudian dipasarkan melalui medsos desa, sehingga produk UMKM di kenal masyarakat luas.
“Nantinya UMKM ini kami pasarkan melalui IG desa Urut Sewu, jadi produk nya akan dikenal oleh masyarakat luas. Kalau sudah begitu ekonomi masyarakat akan meningkat,” pungkasnya.