Polres Tegal Kota turunkan anjing pelacak amankan kantor penyelenggara pemilu 2024

Polres Tegal Kota mengambil langkah proaktif dengan mengerahkan anjing pelacak untuk memastikan keamanan di kantor penyelenggara pemilu.

Update: 2023-11-08 19:23 GMT
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Polres Tegal Kota mengambil langkah proaktif dengan mengerahkan anjing pelacak untuk memastikan keamanan di kantor penyelenggara pemilu. Polres Tegal Kota terus berupaya mewujudkan situasi Kota Tegal yang aman dan kondusif. Apalagi saat ini sudah memasuki tahapan-tahapan pelaksanaan Pemilu 2024. Salah satunya dengan langkah pencegahan melalui kegiatan patroli dan sterilisasi.

Kegiatan patroli dan sterilisasi menyasar ke Kantor KPUD, Kantor Bawaslu dan Gudang Logistik KPUD Kota Tegal pada Minggu, (5/11/2023).

Kasat Samapta AKP Bambang Sridiartono selaku Kasatgasres Preventif (Pencegahan) mengungkapkan, pihaknya melakukan kegiatan tersebut sebagai upaya untuk memastikan Kantor KPU dan Bawaslu selaku penyelenggara Pemilu dalam keadaan steril, aman dan kondusif.

AKP Bambang menjelaskan, dengan terjaminnya keamanan di kantor tersebut, maka dapat mendukung terselenggaranya tahapan Pemilu 2024 berjalan lancar.

"Kegiatan sterilisasi kita lakukan sebagai langkah awal, untuk memastikan situasi tetap aman. Tidak ada potensi ancaman yang dapat mengganggu pelaksanaan tahapan Pemilu 2024," jelas Kasat Sabhara seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Rabu (8/11).

AKP Bambang juga menambahkan, dalam kegiatan tersebut, pihaknya mengerahkan satwa anjing pelacak Unit K-9 yang sudah terlatih. Serta dengan penggunaan alat metal detector sebagai penunjang dalam sterilisasi.

Dan dari hasil pelaksanaan kegiatan, pihaknya memastikan tidak adanya ancaman atau sesuatu yang membahayakan. Semuanya dalam keadaan aman dan kondusif.

"Kegiatan sterilisasi seperti ini akan terus kita laksanakan secara berkala. Sebagai upaya untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif," pungkas Kasat Samapta.

Hal ini menjadi pilihan yang tepat karena anjing pelacak terbukti sangat efektif dalam mendeteksi benda-benda mencurigakan, seperti bahan peledak atau senjata tajam. Selain itu, dengan kemampuan penciumannya yang luar biasa, anjing pelacak juga dapat membantu menemukan barang-barang yang disembunyikan dengan sangat baik.

Tidak hanya itu, penggunaan anjing pelacak juga dapat mengurangi risiko kekerasan karena anjing pelacak dapat menggantikan tugas polisi untuk masuk ke dalam gedung dan mencari benda-benda mencurigakan. Hal ini tentunya akan mengurangi risiko konfrontasi langsung dengan pihak yang mencurigakan, sehingga dapat meminimalisir risiko kekerasan.

Namun, tidak hanya keberadaan anjing pelacak yang perlu dipertimbangkan, namun juga kualitas dan pelatihan dari anjing tersebut. Untuk itu, Polres Tegal Kota telah melakukan kerja sama dengan tim ahli dan pelatih anjing pelacak untuk memastikan bahwa anjing-anjing yang digunakan dalam operasi ini telah dilatih dengan baik dan siap untuk bekerja.

Langkah ini tentunya patut diapresiasi. Selain dapat memberikan rasa aman bagi kantor penyelenggara pemilu, pengerahan anjing pelacak juga menunjukkan komitmen dari pihak kepolisian untuk memberikan perlindungan yang maksimal bagi proses pemilihan umum yang akan datang.

Tentunya, hal ini juga harus diikuti dengan langkah-langkah lain yang dapat memastikan keamanan dan integritas proses pemilihan umum, seperti peningkatan pengawasan dan penjagaan yang ketat di sekitar kantor penyelenggara pemilu. Dengan demikian, masyarakat dapat yakin bahwa proses pemilihan umum akan berjalan secara adil dan transparan

Tags:    

Similar News