Penggerebekan diduga bocor, polisi dapati arena judi sabung ayam sepi
Upaya aparat gabungan dari Satreskrim Polres Malang dan Polsek Bantur melakukan penggerebekan arena sabung ayam di Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang pada Senin (13/11/2023) tidak membuahkan hasil.
Elshinta.com - Upaya aparat gabungan dari Satreskrim Polres Malang dan Polsek Bantur melakukan penggerebekan arena sabung ayam di Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang pada Senin (13/11/2023) tidak membuahkan hasil.
Diduga rencana penggerebekan arena judi sabung ayam tersebut bocor, terbukti petugas hanya mengamankan peralatan seperti tenda, terpal dan kurungan ayam, sementara ayam aduan beserta pelaku tidak ada.
Kasie Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, menjelaskan bahwa penggerebekan dilakukan di lahan kosong Desa Wonokerto yang sering disinyalir sebagai tempat pertandingan sabung ayam ilegal. Saat petugas tiba di lokasi, suasana terlihat lengang tanpa ada aktivitas yang terlihat, mungkin karena lokasinya yang jauh dari permukiman warga.
“Merespon aduan warga terkait dugaan praktik perjudian sabung ayam di wilayah Desa Wonokerto, Bantur, kami melakukan penggerebekan di lokasi,” kata Iptu Taufik saat dikonfirmasi di Polres Malang seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Selasa (14/11).
Taufik menambahkan, meski tidak menemukan seorang pun di lokasi, petugas berhasil mengamankan sejumlah peralatan yang digunakan dalam kegiatan perjudian tersebut. Peralatan yang diamankan antara lain adalah kandang ayam, alas arena sabung ayam, papan, serta terpal yang menjadi bagian dari kegiatan ilegal tersebut.
Selanjutnya, polisi melakukan pembakaran terhadap sarana perjudian yang ditemukan, dengan tujuan agar lokasi tersebut tidak dapat digunakan kembali untuk aktivitas ilegal serupa di masa mendatang.
“Kami melakukan pembongkaran terhadap sarana perjudian agar tidak bisa dipergunakan kembali. Sebagai langkah pencegahan,” tandasnya .