Plt Bupati Langkat setujui integrasi layanan primer di UPT Puskesmas
Plt Bupati Langkat, Sumatera Utara Syah Afandin, menghadiri rapat koordinasi terkait integrasi layanan primer (ILP) bertempat di Kantor Bupati Langkat, Senin (13/11).
Elshinta.com - Plt Bupati Langkat, Sumatera Utara Syah Afandin, menghadiri rapat koordinasi terkait integrasi layanan primer (ILP) bertempat di Kantor Bupati Langkat, Senin (13/11).
Rapat koordinasi ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat dr. Juliana, Kepala Bappeda Kabupaten Langkat Rina Wahyuni Marpaung, USAID dan instansi terkait di Pemkab Langkat. Integrasi layanan primer dengan tema 'Mewujudkan Transformasi Sistem Kesehatan'.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat dr. Juliana menyampaikan integritas layanan primer ini dibuat berdasarkan capaian standar pelayanan minimal (SPM) yang masih dibawah standar dalam tiga tahun terakhir, ini menjadi dasar untuk transformasi layanan primer.
"Untuk itu Kemenkes berkomitmen untuk mentransformasi sistem kesehatan Indonesia salah satunya fokus pada layanan primer. Visi ini sejalan dengan visi Presiden yaitu mewujudkan masyarakat yang sehat produktif mandiri dan berkeadilan," katanya.
Enam pilar transformasi yaitu transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi SDM kesehatan dan transformasi teknologi kesehatan.
Tahun 2023 kegiatan yang sudah dilakukan untuk mendukung ILP ini diantaranya, workshop, sosialisasi ke UPT Puskesmas, pendataan kader posyandu dan penganggaran. Tahun 2024 rencana yang akan kami buat yaitu penyelenggaraan ILP di enam UPT Puskesmas yang menjadi sasaran, pelatihan untuk tenaga kesehatan dan posyandu dan koordinasi dengan OPD terkait.
Senior Program Manager USAID MPHD dr. Apsari Diana Kusumastuti menyampaikan, ini merupakan program besar jadi untuk langkah selanjutnya jangan hanya Dinas Kesehatan yang bekerja melainkan libatkan OPD lain terkait untuk membantu. "Saya mengajukan Puskesmas yang akan melakukan penerapan ILP yaitu Puskesmas yang rentan masyarakatnya dengan penyakit contohnya UPT Puskesmas Stabat Lama, UPT Puskesmas Pangkalan Susu dan lainnya," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Selasa (14/11).
Plt Bupati Langkat Syah Afandin menyampaikan, dirinya sudah setuju, tinggal untuk pematangannya koordinasikan dengan Bappeda dan USAID agar nantinya tahu UPT Puskesmas mana yang akan dijadikan contoh dan nantinya akan di evaluasi terjadwal setelah ini berjalan.