Kinerja sektor jasa keuangan di Provinsi Papua tumbuh dan terjaga

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua mengadakan Media Gathering bersama 12 orang wartawan Jayapura di Kota Manado, Sulawesi Utara Rabu (29/11/2023). 

Update: 2023-11-30 16:05 GMT
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.

Elshinta.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua mengadakan Media Gathering bersama 12 orang wartawan Jayapura di Kota Manado, Sulawesi Utara Rabu (29/11/2023). 

Kegiatan Media Gathering ini berlangsung selama 4 hari yakni mulai tanggal 29 November hingga 2 Desember 2023 yang dihadiri oleh Kepala OJK Papua, Muhammad Ikhsan Hutahaea, Pengawas Senior Deputi Direktur Pengawasan Keuangan Derivatif, Murtaza, Analis Bagian Pengawasan Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Papua, Mochammad Akbar, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Sulawesi Utara, Mario Laurens dan pegawai OJK Papua.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua, Muhammad Ikhsan Hutahaean mengatakan, kegiatan Media Gathering ini adalah untuk mempererat talisilahturahmi dan mempererat antar kemitraan dengan wartawan dalam meningkatkan literasi dan edukasi terkait jasa keuangan khususnya di Papua. 

“Media Gathering OJK bersama wartawan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan wartawan terkait perkembangan industri jasa keuangan, edukasi dan perlindungan konsumen di Papua," ujar Muhammad Ikhsan Hutahaea di Manado. 

Ikhsan dalam pemaparannya kepada wartawan menjelaskan bahwa kinerja sektor jasa keuangan di Provinsi Papua tumbuh dan terjaga sejalan dengan pemulihan perekonomian di Provinsi Papua. 

“Sektor Perbankan di Provinsi Papua pada Oktober 2023 menunjukan kinerja yang baik dan tetap terjaga yang tercermin dari pertumbuhan kinerja perbakan mencapai double digit,” kata Ikhsan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Kamis (30/11). 

Lanjut dia, saat ini total aset perbankan tercatat sebesar Rp108 triliun atau tumbuh sebesar 14,32 persen secara yoy. Pencapaian tersebut didorong oleh penyaluran kredit sebesar Rp40 triliun atau tumbuh sebesar 12,82 persen secara yoy. Dari sisi pasiva, kinerja tersebut ditopang oleh penghimpunan dana pihak ketiga sebesar Rp57 triliun atau tumbuh sebesar 12,34 persen secara yoy. Adapun perbankan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp1 triliun atau meningkat sebesar 35,89 persen secara yoy. 

Lebih rinci Ikhsan menuturkan, Bank umum mendominasi pasar perbankan di Provinsi Papua yang tercermin dari share terhadap total aset mencapai 97,71 persen, share terhadap penyaluran kredit mencapai 95,93% dan share terhadap dana pihak ketiga mencapai 98,52 persen.

“Total aset Bank Umum di Provinsi Papua pada Oktober 2023 sebesar Rp105 triliun atau bertumbuh double digit sebesar 14,76 persen secara yoy. Adapun Bank Umum membukukan laba tahun berjalan pada Oktober 2023 sebesar Rp1,08 triliun atau meningkat drastis sebesar 39,34 persen secara yoy,” ungkapnya.

Tags:    

Similar News