DKK Sukoharjo mengonfirmasi dua pasien baru positif Covid-19
Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Jawa Tengah menerima dua pasien kasus baru positif Covid-19. Dua kasus merupakan warga lanjut usia dan memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid.
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Jawa Tengah menerima dua pasien kasus baru positif Covid-19. Dua kasus merupakan warga lanjut usia dan memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid. Hal tersebut terkonfirmasi dari layanan kesehatan yang memberikan rujukan perawatan bagi kasus.
Kepala DKK Sukoharjo, Tri Tuti Rahayu menyebutkan, laporan dua kasus positif Covid-19 baru diterima dinas awal pekan ini. Satu kasus saat ini dalam penanganan sebuah rumah sakit di Kota Solo dan satu lainnya sudah melaksanakan tata laksana protokol kesehatan Covid-19. Artinya satu kasus sudah melaksanakan pengobatan rawat jalan. "Dua laporan pasien kasus dan semua sudah ditangani sesuai dengan tata laksana protokol Covid-19. Satu pasien masih dirawat di RS Hermina Solo," kata Tuti, Senin (18/12/2024).
Sejauh ini, Tuti menambahkan, baru meneriman dua laporan konfirmasi positif terkait peringatan munculnya ancaman kenaikan kasus Covid-19. Imbauan memakai masker bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan kembali diintensifkan. Namun ketentuan pemakaian masker secara umum belum diwajibkan.
"Hanya yang sakit diminta tetap memakai masker saat keluar rumah dan berada diruang publik," imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Selasa (19/12).
Dia menegaskan, untuk antisipasi lonjakan kasus, jajaran fasilitas layanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit telah diminta menggiatkan kembali perilaku sesuai dengan protokol kesehatan bagi pengunjung. Tenaga kesehatan harus cepat merespon munculnya kasus dengan melaporkan sesegera mungkin apabila menerima pasien dengan gejala Covid-19. Tujuannya agar penanganan kasus juga bisa langsung diberikan bagi pasien.
"Semua puskesmas sudah menerima surat edaran siaga sebagaimana ketentuan dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah," jelasnya.
Tri Tuti menyebutkan, DKK juga memastikan stok atau persediaan vaksin Covid-19 di seluruh fasilitas layanan kesehatan milik pemerintah daerah. Masyarakat bisa mengakses layanan vaksinasi di gerai-gerai yang disediakan.