BPBD Sukoharjo imbau warga siap siaga bencana musim penghujan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Jawa Tengah mengimbau warga mengantisipasi potensi bencana musim penghujan. Memangkas atau mengurangi dahan pohon secara mendiri disekitar rumah warga yang rawan tumbang.
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Jawa Tengah mengimbau warga mengantisipasi potensi bencana musim penghujan. Memangkas atau mengurangi dahan pohon secara mendiri disekitar rumah warga yang rawan tumbang.
Kepala BPBD Sukoharjo, Arianto Mulyatmojo mengatakan, intensitas hujan di Kabupaten Sukoharjo meningkat sejak sepekan terakhir. Sebagian besar masih dipengaruhi masa peralihan musim, dimana hujan sering disertai angin kencang.
Mengawali Tahun Baru 2024 tiga kecamatan yakni Baki, Mojolaban dan Bendosari melaporkan adanya kerusakan akibat hujan lebat disertai dengan angin kencang. Sejumlah rumah dan mobil tertimpa pohon tumbang, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Kami menerima laporan mobil dan rumah tertimpa pohon tumbang dan atap rumah tersapu angin," kata Arianto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Rabu (3/1).
Dia menambahkan, musim penghujan tahun ini berbeda lantaran rendahnya curah hujan hingga akhir tahun 2023, dimana hujan di Sukoharjo baru turun pada akhir Bulan November. Dan diperkirakan Januari hingga beberapa bulan kedepan intensitas hujan akan terus meningkat dan memasuki puncak musim hujan.
Peringatan kewaspadaan menghadapi bencana musim penghujan telah disampaikan kepada seluruh warga terutama pada zona rawan bencana banjir. "Sudah ada peringatan kesiap-siagaan bencana sejak beberapa bulan lalu," imbuhnya.
Arianto menegaskan, pihak terkait sampai tingkat desa juga telah diminta melakukan pengecekan saluran drainase. Kemudian kerja bakti membersihkan sungai maupun saluran-saluran air dari sampah agar tampungan air maksimal serta aliran lancar. Sampah berupa ranting, bambu atau sampah plastik berpotensi menyumbat aliran sungai dan menyebabkan air meluap menggenangi pemukiman. Pemerintah daerah telah meminta kesiapsiagaan seluruh elemen dalam menghadapi potensi bencana musim penghujan.