TNI-AD bantu warga terdampak banjir di Desa Masiraan HST Kalsel

Anggota TNI-AD di jajaran Koramil 1002-05/Pandawan mendistribusikan logistik pangan untuk membantu warga yang menerima dampak bencana banjir di Desa Masiraan Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan.

Update: 2024-01-13 15:55 GMT
Jajaran Koramil 1002-05/Pandawan dan relawan saat membagikan paket logistik pangan kepada warga terdampak banjir di Desa Masiraan, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. ANTARA/HO-Koramil Pandawan.

Elshinta.com - Anggota TNI-AD di jajaran Koramil 1002-05/Pandawan mendistribusikan logistik pangan untuk membantu warga yang menerima dampak bencana banjir di Desa Masiraan Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan.

“Kami mendistribusikan 227 paket sembako untuk warga terdampak sekitar, kedalaman banjir hampir mencapai setengah meter di beberapa titik,” kata Plh Danramil 1002-05/Pandawan Peltu Henri Murpianto di Hulu Sungai Tengah, Sabtu.

Dia menjelaskan, TNI bersama tim lain bergotong-royong mendistribusikan logistik pangan, di antaranya jajaran Polsek Pandawan, pejabat Camat Pandawan, dan aparat desa setempat.

“Dari data terbaru, ketinggian banjir mengalami kenaikan 5-40 centimeter, ini disebabkan sampah kayu yang larut dari desa Jaranih menumpuk di aliran sungai Desa Masiraan,” katanya.  Henri Murpianto mengatakan lebih lanjut, rumah yang terdampak banjir sebanyak 182 KK, dan terdapat 36 KK yang paling terdampak genangan air.

Saat ini, kondisi air masih menggenang sehingga dikerahkan lima unit Perahu Fiber dan Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan relawan. Henri mengatakan pula bahwa saat ini TNI bersama instansi terkait meninjau lokasi tumpukan sampah untuk dibersihkan agar genangan air dapat segera surut.

Kepala Desa Masiraan Ahmad Fauzi menyebutkan, bantuan sembako yang dibagikan kepada warga terdampak banjir ini bersumber dari dana talangan.

“Kita berharap banjir bisa segera surut dan masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan normal,” kata Ahmad.

Tags:    

Similar News