Selesai direvitalisasi, Taman Denggung & Taman Layak Anak Denggung Sleman bisa dinikmati warga
Proyek revitalisasi pembangunan Taman Denggung dan Taman Layak Anak Denggung Sleman telah selesai dilakukan. Warga Sleman dan sekitarnya sudah bisa menikmati berbagai fasilitas yang disediakan di Taman Denggung dan Taman Layak Anak Denggung tersebut.
Elshinta.com - Proyek revitalisasi pembangunan Taman Denggung dan Taman Layak Anak Denggung Sleman telah selesai dilakukan. Warga Sleman dan sekitarnya sudah bisa menikmati berbagai fasilitas yang disediakan di Taman Denggung dan Taman Layak Anak Denggung tersebut.
Revitalisasi pembangunan Taman Denggung dan Taman Layak Anak Denggung yang menggunakan APBD Kabupaten Sleman pada tahun anggaran 2023 menelan biaya sebesar Rp 2.853.067.286,92 (dua miliar delapan ratus lima puluh tiga juta enam puluh tujuh ribu dua ratus delapan puluh enam koma sembilan dua rupiah) meliputi pekerjaan: Perbaikan patung KRT. Pringgodiningrat yang merupakan Bupati Sleman pertama, perbaikan air mancur, perbaikan taman, perbaikan median jalan dan taman Dldepan mall SCH
Sedangkan Taman Layak Anak menggunakan anggaran sebesar Rp 1.802.437.981,95 (satu milyar delapan ratus dua juta empat ratus tiga puluh tujuh ribu sembilan ratus delapan puluh satu koma sembilan puluh lima rupiah), meliputi pekerjaan: perbaikan mainan anak, perbaikan sangkar burung, perbaikan ruang pengelola, penambahan taman untuk lansia.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, mengatakan Taman Denggung dan Taman Layak Anak Kabupaten sebagai upaya dalam mewujudkan ruang terbuka publik ini dapat memperindah wajah Kabupaten Sleman dan menunjang kebutuhan aktivitas anak dan masyarakat. Wilayah Denggung saat ini telah berkembang menjadi wilayah perkotaan yang ramai dan padat kendaraan. Keberadaan taman kota menjadi sebuah kebutuhan dan keharusan mengingat Denggung merupakan wajah kota yang memiliki fungsi sebagai branding Sleman.
"Kami menempatkan patung KRT Pringgodiningrat yang merupakan perintis dan Bupati Sleman pertama. Keberadaan taman kota ini tidak sebatas memperindah tata kota namun diharapkan dapat menjadi landmark Sleman. Semangat yang sama juga disematkan pada revitalitasi Taman Layak Anak," ujarnya pada peresmian Taman Denggung dan Taman Layak Anak Sleman, Senin (15/1/2024).
Upaya revitalisasi pembangunan Taman Denggung dan Taman Layak Anak merupakan komitmen dalam memberikan tempat yang aman dan nyaman bagi anak dan orang tua untuk berkumpul, berinteraksi dan beraktivitas sesuai dengan kebutuhan usianya.
Dalam kurun dua tahun terakhir, Kabupaten Sleman berhasil mendapat predikat Kabupaten Layak Anak Kategori Utama. Predikat ini menjadi sebuah motivasi bagi kita untuk memenuhi kebutuhan anak dan masyarakat akan ruang terbuka hijau.
"Oleh karena itu kami berupaya untuk melakukan revitalisasi taman denggung untuk menjaga kualitas lingkungan hidup dan mendukung pemenuhan capaian Ruang Terbuka Hijau Publik sebesar 20 persen," imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Selasa (16/1).
Upaya serupa juga telah dilakukan di berbagai sudut kapanewon di Kabupaten Sleman. Capaian ruang terbuka hijau Kabupaten Sleman hingga akhir tahun lalu telah mencapai 6,7 persen yang terdiri dari pembangunan lapangan olahraga di 17 kapanewon. Upaya ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih banyak beraktivitas positif dan meningkatkan derajat kebugaran masyarakat.
'Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mengoptimalkan ruang terbuka hijau serta sarana dan prasarana umum di Kabupaten Sleman sekaligus merawat dan menjaga kelestariannya. Bersama mari kita merawat memelihara taman dan infrastruktur publik dari perusakan dan vandalisme," pungkasnya.