ASN Kemenag diminta dukung dan sukseskan program moderasi beragama

 Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Kakanwil Kemenagsu) H Ahmad Qosbi SAg MM menghadiri syukuran Natal dan Tahun Baru (Nataru) se Kepulauan Nias, Rabu (17/1).

Update: 2024-01-18 23:34 GMT
Sumber foto: Diurnawan/elshinta.com.

Elshinta.com - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Kakanwil Kemenagsu) H Ahmad Qosbi SAg MM menghadiri syukuran Natal dan Tahun Baru (Nataru) se Kepulauan Nias, Rabu (17/1). Dalam acara Nataru tersebut hadir Kabid Pembimas Kristen Dr Arnot Napitupulu MPdK dan Kakan Kemenag Kab/Kota se Sumatera Utara.

Menurut Qosbi ada beberapa agenda yang akan dilaksanakan serangkaian dengan acara  syukuran Natal dan Tahun Baru 2024  se Kepulauan Nias yaitu  berkunjung ke Nias Selatan memberi pembinaan kepada ASN Kementerian Agama Kab. Nias Selatan, Pembinaan pada ASN Kementerian Agama Kab. Nias, Kota Gunungsitoli, Kab. Nias Utara, dan Nias Barat.

Qosbi juga meminta pada ASN Kemenag wajib mendukung dan mensukseskan program  moderasi beragama. Moderasi beragama dapat dimulai dari keluarga masing masing.

Melalui momentum Natal dan Tahun Baru 2024, kata Qosbi, diharapkan jadi pemicu semangat dalam menjalankan tugas untuk  lebih baik pada tahun 2024.

Natal kata Kakanwil, adalah kabar baik, perayaan natal bukan  nyanyian semata tetapi momentum membangun benteng kerukunan dan toleransi.

Dalam kesempatan itu, Kakanwil mengingatkan seluruh ASN Kemenag bahwa agama tidak boleh dibajak untuk kepentingan pragmatis politik. "ASN harus netral," pesan Qosbi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan, Kamis (18/1). 

Sementara itu, Ketua Panitia Dr.Martinus Harefa Yang juga Kakan Kemenag Nias Barat mengatakan bahwa kegiatan tersebut  adalah bentuk syukur umat Kristiani atas kelahiran Yesus Kristus dan ucapan syukur dalam menyambut Tahun Baru 2024.

Sementara itu Pengkhotbah Natal, Mgr. Fransiskus Tuaman Sasfo Sinaga, Uskup Sibolga mengatakan bahwa implementasi moderasi beragama tidak harus menerima iman kepercayaan saudara yang berbeda agama, tapi lebih ditujukan pada penghormatan pada budaya dan toleransi pada saudara yang berbeda agama.

Acara tersebut  dihadiri Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, S.Pd dan Ephorus BNKP, Pdt. Otoriteit Dakhi.sor

Tags:    

Similar News