Legislator DKI gelar turnamen sepakbola di JIS, unjuk gigi Pemda bangun stadion megah
Legislator DKI Jakarta menggelar turnamen sepakbola antarwarga tingkat kecamatan di Jakarta Pusat. Turnamen yang diikuti oleh ratusan pemuda ini digelar di lapangan latih Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara pada Rabu (31/1) pukul 16.00 WIB.
Elshinta.com - Legislator DKI Jakarta menggelar turnamen sepakbola antarwarga tingkat kecamatan di Jakarta Pusat. Turnamen yang diikuti oleh ratusan pemuda ini digelar di lapangan latih Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara pada Rabu (31/1) pukul 16.00 WIB.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga mengatakan, JIS dipilih sebagai lokasi pertandingan demi unjuk gigi atau menyosialisasikan keberadaan stadion utama tersebut. Dia menyadari, tidak semua warga mengetahui bahwa Pemprov DKI dan DPRD DKI Jakarta telah berhasil membangun stadion bertaraf internasional hingga Rp4,5 triliun.
“Kami ingin semua warga Jakarta ataupun warga daerah sekitarnya tahu, bahwa Pemprov dan DPRD telah membangun JIS yang megah, dapat digunakan untuk pertandingan internasional,” kata Pandapotan pada Rabu (31/1).
Pandapotan mengatakan, sebetulnya banyak hal positif dengan digelarnya pertandingan sepakbola ini. Pertama, dapat mempererat hubungan antarwarga di tingkat kecamatan pada kota yang sama, kedua mengedukasi masyarakat pentingnya olahraga demi menjaga kesehatan.
“Ketiga untuk mencari talenta pemain futsal atau sepakbola muda di Jakarta,” ujar calon anggota DPRD DKI Jakarta Dapil 01 Jakarta Pusat ini.
Meski agenda ini baru dua kali digelar, Pandapotan menyatakan kegiatan tersebut bakal menjadi agenda rutin setiap pekan. Dia menyebut, antusiasme masyarakat untuk ikut turnamen itu cukup tinggi.
“Pekan lalu sudah kami gelar, waktu itu cuma diikuti tiga kecamatan, kalau sekarang ada delapan kecamatan di Jakarta Pusat yang ikut, dengan estimasi ada sekitar 400-500 orang yang ikut datang,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Pandapotan juga meminta kepada PT Jakarta Propertindo atau Jakpro (Perseroda) untuk memasifkan sosialisasi kehadiran JIS. Pandapotan menginginkan, agar keberadaan JIS dapat dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Jakarta.
“JIS ini dibangun menggunakan uang rakyat lewat pajak dan retribusi, karena itu mereka juga yang harus ikut merasakan dan menikmati kehadiran JIS,” pungkasnya.