Olympicad VII Tahun 2024 siapkan kader emas pelajar Muhammadiyah
Lomba Olympiade Ahmad Dahlan atau Olympicad ke VII tahun 2024 tingkat SLTA Muhamadiyah se Kabupaten Boyolali Jawa Tengah dipusatkan di SMK Muhamadiyah 2 Kecamatan Andong Boyolali dan diikuti 11 sekolah dan madrasah Muhamadiyah se Boyolali.
Elshinta.com - Lomba Olympiade Ahmad Dahlan atau Olympicad ke VII tahun 2024 tingkat SLTA Muhamadiyah se Kabupaten Boyolali Jawa Tengah dipusatkan di SMK Muhamadiyah 2 Kecamatan Andong Boyolali dan diikuti 11 sekolah dan madrasah Muhamadiyah se Boyolali.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah, Agung Wijayanto. Sebanyak 11 mata lomba yang dilombakan, seperti mata pelajaran kaligrafi, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab.
Kepala cabang Dinas Pendidikan wilayah V Propinsi Jawa Tengah Agung Wijayanto, Kamis (1/2) mengatakan, memberikan apresiasi luar biasa atas gelaran Olympiade Ahmad Dahlan di SMK Muhamadiyah 2 Andong tersebut. Setelah sempat vakum selama 4 tahun karena pandemi, kini mulai berjalan kembali. Mulai dari cabang di Boyolali, kegiatan nyata dilaksanakan. "Kami harapkan para duta baik siswa berprestasi, kepala sekolah, tenaga tenaga berkaitan dengan pengetahuan kemudian inovasi dan seni, mudah-mudahan berprestasi sampai tingkat Nasional," kata Agung Wijayanto.
Sementara itu Panitia lomba Olympiade Ahmad Dahlan, Suprap mengatakan, pihak panitia sebelumnya telah mengadakan seleksi 9 mata lomba. Sehingga total yang dilombakan sebanyak 20 mata lomba.
"Harapan kami nanti juara satu dapat mewakili Kabupaten Boyolali untuk ikuti lomba Olympiade Ahmad Dahlan tingkat Nasional di Bandung pada Maret mendatang," kata Suprap seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto.
Suprap mengatakan, Lomba Olympiade Ahmad Dahlan atau Olympicad VII Tahun 2024 ini diharapkan sebagai ajang silaturahmi antar sekolah Muhamadiyah. Selain itu mencari bibit-bibit berprestasi sesuai karakter Muhamadiyah sekolah yang berprestasi. Dan anak-anak nanti bisa menjadi pemantik siswa-siswa lainnya agar menjadi berprestasi.
Kepala SMK Muhamadiyah 2 Andong Kamtar mengatakan, Olympicad ini merupakan program dari Pimpinan Pusat Muhamadiyah hasil muktamar mulai dari Makassar setelah berhenti karena pandemi, tahun ini kembali berjalan.
"Nanti yang lolos dan menjadi juara tingkat kabupaten, akan maju Olympik tingkat Nasional. Ini untuk mencari bibit-bibit pelajar Muhamadiyah berkemajuan," kata Kamtar.
Menurut Kamtar, dengan Olymicad ini untuk menyiapkan kader-kader emas dari pelajar Muhammadiyah untuk memasuki era global di era milenial nanti.