Asosiasi perguruan tinggi swasta ajak Pemilu Damai 2024
Duapuluhan anggota dari Pewakilan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) mengajak semua pihak untuk mensukseskan Pemilihan Umum atau Pemilu 2024 dengan cara damai, jujur serta adil.
Elshinta.com - Duapuluhan anggota dari Pewakilan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) mengajak semua pihak untuk mensukseskan Pemilihan Umum atau Pemilu 2024 dengan cara damai, jujur serta adil.
Ketua Aptisi, Budi Djatmiko mengatakan, sebanyak 4.300 Perguruan Tinggi yang tergabung dalam Aptisi menyatakan siap mengawal Pemilu 2024 agar berjalan jujur, adil, Makmur, bermartabat dan damai.
“Aptisi perihatin agar tidak terulang lagi saling ribut, terpecahkan belah di tengah-tengah kita jadi Pemilu kita ingin jujur, adil, bermartabat dan damai,” kata Budi kepada wartawan usai mendeklarasikan “Pemilu 2024 Damai” di Hotel Sartika, Bintaro, Tangerang Selatan seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Supriyarto Rudatin, Minggu (11/2).
Menurutnya Deklarasi yang diwakili 20 lebih pimpinan Perguruan Tinggi tersebut menyampaikan delapan seruan dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dia mengatakan, tujuan Deklarasi ini sebagai wujud kepedulian para civitas akademika kampus terhadap keberlangsungan demokrasi di Indonesia yang bersih, jujur dan berkeadilan dan mensuksesan Pemilu 2024 dengan damai.
Berikut delapan pernyataan sikap deklarasi Aptisi agar Pemilu 2024 berjalan damai:
1. Mari kita bersama saling menjaga stabilitas kehidupan demokrasi berbangsa dan bernea bersama saling mening menyalahkan satu sama lain yang cenderung tendensius.
2. Mari kita bersama saling mengoreksi diri dan memprioritaskan mana yang lebih utama untuk menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara demi masa depan kehidupan demokrasi bangsa.
3. Mari kita bersama mendorong stakeholder terkait untuk mewujudkan reformasi partai politik demi terwujudnya demokrasi yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
4. Kepada seluruh pejabat kampus dan akademisi yang mempunyai kerabat, keluarga maupun saudara menjadi caleg atau tim sukses salah satu calon tidak membawa institusi Pendidikan yang menyeret kedalam politik praktis agar Marwah dan keutuhan kampus sebagai forum intelektual tetap terjaga. Oleh. Elemen bangsa Indonesia tanpa adanya tendensi politik untuk golongan tertentu demi terwujudnya cita-cita bangsa. Kepentingan
5. Bagi seluruh Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta yang berjumlah 4.356, mari kita bersama berupaya untuk menurunkan suhu Baltik yang berpotensi memecah belah persatuan serta kesatuan bangsa dengan mensosialisasikan kepada Masyarakat demi terciptanya pemilu yang damai, penuh kegembiraan dan persaudaraan dengan mengedapankan kepentingan bangsa.
6. Kami menghimbau kepada seluruh Masyarakat Indonesia yang memiliki hak pilih untuk turut berpartisipasi secara aktif dalam proses Pemilu ini dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara pada tanggal 14 februari 2024 dan menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani masing-masing tanpa intervensi dari pihak manapun, demi tewujudnya pemilu yang berkualitas, jujur, adil dan bermartabat.
7. Kami menghimbau kepada masing-masing Pasangan Calon dan Para Pendukungnya untuk menghentikan ujaran ujaran kebencian, hooks serta isu-isu lainnya yang dapat memecah bela persatuan dan kesatuan bangsa.
8. Siapapun Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih nanti, Kami menyerukan agar dapat menata kembali kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan ide, cita-cita bangsa sebagaiamana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan kepada segenap komponen bangsa untuk bersatu mendukung Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu tahun 2024 sebagai hasil akhir dari pesta demokrasi saat ini.