Peringati HPN ke-78, Diskominfo Majalengka gelar Mabar kedua

Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Komunikasi dan Informatika kembali menggelar program inovasi dalam memberikan informasi dan literasi mengenai perkembangan terkini seputar isu yang sedang hangat di masyarakat.

Update: 2024-03-06 13:37 GMT
Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Komunikasi dan Informatika kembali menggelar program inovasi dalam memberikan informasi dan literasi mengenai perkembangan terkini seputar isu yang sedang hangat di masyarakat.

Mabar untuk kali kedua bertema "Mabar Vol 2# Sinergitas Pemerintah dan Media Dalam Menangkal Informasi Hoax, Pasca Pemilu dan Menjelang Pilkada Serentak 2024," berlangsung di Gedung Yudha, Selasa (5/03).

Acara yang digelar sekaligus untuk memperingati Hari Pers Nasional ke-78 tahun 2024 yang telah diperingati pada Bulan Februari lalu, berkaitan dengan HPN tersebut, MABAR kali ini pun menghadirkan narasumber yang mumpuni mengenai topik Peringatan HPN yang akan diangkat.

Hadir diantaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab.Majalengka, Gatot Sulaeman, Anggota PWI Jawa Barat Ghiok Riswoto dan Ketua PWI Kab.Majalengka Pardi Pai Supardi.

Dalam paparannya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab.Majalengka, Gatot Sulaeman mengatakan, Pemkab Majalengka yang mempunyai tugas fungsi Kehumasan, dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya dalam memberikan diseminasi informasi kepada masyarakat sangat erat kaitannya dengan insan media.

"Untuk itu kami senantiasa dengan sekuat tenaga dalam mendiseminasikan informasi berkolaborasi dengan insan media, karena dengan peran insan media turut serta membantu memberikan informasi kepada masyarakat tentang pencapaian yang telah dilakukan oleh Pemerintah," papar Gatot seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Rabu (6/3). 

"Peranan media pun sangat sentral dalam menjaga stabilitas kehidupan bermasyarakat, oleh karena itu dalam momentum Hari Pers Nasional ke-78 ini kita terus kembangkan sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah, masyarakat dan juga insan media demi memajukan pembangunan di Kab.Majalengka," sambungnya.

Masih dikatakannya, dalam mendiseminasikan informasi bagi masyarakat dan juga dalam menangkal dan meminimalisir penyebaran isu Hoax di Kabupaten Majalengka Diskominfo mempunyai beberapa platform media diantaranya media sosial berupa Instagram Diskominfo Majalengka, Tiktok Pemkab Majalengka, dan YouTube Diskominfo Channel.

Selain itu juga didukung oleh Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Radika 99.8 FM, serta telah berkolaborasi dengan beberapa platform media sosial dan juga kemitraan Media di Kab.Majalengka serta berbagai stakeholder lainnya seperti Jabar Saber Hoax yang berada di Provinsi Jawa Barat dan telah di replikasi oleh Pemkab Majalengka yang efektif pada tahun 2023 lalu.

"Tak hanya itu untuk memaksimalkan fungsi media sosial yang dimiliki Diskominfo Majalengka, ada beberapa program inovasi ataupun terobosan salah satunya  kita juga memberikan informasi berupa data sektoral di Kabupaten Majalengka melalui Bidang Statistik Sektoral dan Persandian," ungkapnya

"Data tersebut bisa diakses di IG Open data laman web opendata, disana masyarakat bisa melihat data-data sektoral yang ada di Kab.Majalengka, informasi terkait data sektoral tersebut kami tayangkan secara update setiap hari Kamis dan Jum'at di IG Diskominfo dan IG Open data yang isinya memuat mengenai layanan keamanan informasi dan data sektoral yang ada di Kab.Majalengka," imbuh Gatot.

Sementara itu Anggota PWI Jawa Barat Ghiok Riswoto mengapresiasi Diskominfo Majalengka yang mempunyai tugas fungsinya berkaitan dengan kehumasan.

"Kami mengapresiasi Diskominfo Majalengka yang mempunyai tugas berat dalam menjaga citra positif Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka ditengah ancaman berita-berita negatif maupun Hoax yang beredar dimasyarakat, dan juga dalam memberikan informasi yang positif dengan berbagai inovasi dan terobosan yang dimiliki, selain itu juga dalam menjaga sinergitas kemitraan bersama Media di Kab.Majalengka dalam menangkal penyebaran Hoax di masyarakat," tutur Ghiok.

Giok mengajak semua pihak untuk senantiasa optimis dalam menghadapi dunia digital saat ini, menurutnya digitalisasi juga membuka ruang bagi setiap insan media untuk mengembangkan skillnya, Disamping itu di jaman digitalisasi ini jurnalis dituntut untuk dapat mengembangkan skillnya.

Tidak hanya bisa menulis berita saja kata dia, namun harus bisa menciptakan foto jurnalistik, video jurnalistik yang juga dapat di upload di platform media sosial sehingga peristiwa yang terjadi dapat dipertanggungjawabkan keasliannya, sehingga juga dapat membantu pemerintah dalam meminimalisir berita bohong atau Hoax yang tersebar di masyarakat.

Tags:    

Similar News