Para calon pemudik perlu persiapan lebih
Momen mudik lebaran menjadi salah satu momen besar nasional karena bukan hanya umat islam, tetapi juga saudara-saudara yang non muslim juga ikut ikut mudik.
Elshinta.com - Momen mudik lebaran menjadi salah satu momen besar nasional karena bukan hanya umat islam, tetapi juga saudara-saudara yang non muslim juga ikut ikut mudik.
Hal itu sebagaimana disampaikan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Yohanes Joko dalam wawancara dengan Radio Elshinta, Sabtu pagi , 30 Maret 2024
Menurut Yohanes Joko karena memang situasi dan kondisi libur cukup panjang maka hal menjadi momentum untuk bertemu keluarga dan saudara setelah setahun tidak bertemu.
Yohanes Joko mengatakan menurut hasil survey yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, Kominfo dan BPS menunjukkan angka mudik tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan.
Pada tahun lalu sekitar 127 juta pergerakan orang pada momen mudik, tahun ini akan ada kenaikan sekitar 50 persen yaitu menjadi 193,6 juta orang.
"Ini bukan angka yang kecil, pergerakan orang dalam satu waktu kurun dalam kurun tiga atau empat hari secara masif dari satu titik ke berbagai daerah di seluruh Indonesia," ungkap Yohanes Joko.
Selain itu Joko mengatakan, kondisi tersebut perlu diantisipasi dengan berbagai persiapan. Ditambah lagi, situasi saat ini dibarengi dengan perubahan cuaca yang menimbulkan ancaman hidrometeorologi, sehingga masyarakat perlu lebih mempersiapkan mudik tahun ini.
"Kami sendiri dari pemerintah dari sebulan yang lalu sudah terus melakukan koordinasi antarsemua kementerian dan lembaga untuk melakukan berbagai persiapan dalam pelayanan mudik," ungkap Joko.
Sementara itu Presiden Jokowi, Kamis lalu ( 28/3) kepada wartawan mengatakan, mudik tahun ini adalah mudik yang akan sangat besar sekali.
"Saya mengimbau warga atau masyarakat untuk mudik lebih awal. Kalau tidak bisa keuarganya dulu yang diberangkatkan untuk mudik, agar mudik kita tahun semmua berada pada posisi yang nyaman, karena jumlah pemudik bukanlah jumlah yang sedikit," harap Presiden Jokowi . (M. Muslichun)