Layani tiket di luar jadwal, jadi penyebab kemacetan 19 km di Pelabuhan Merak

Keputusan melayani tiket tidak sesuai tanggal penyeberangan yang dilakukan pihak PT ASDP bersama stakeholder yang terlibat dalam arus Mudik 2024 di Pelabuhan Merak berdampak ribuan kendaraan pemudik mengantri berjam jam dan berhari hari pada moment arus mudik Lebaran 2024.

Update: 2024-04-09 15:57 GMT
Sumber foto: Mamo Erfanto/elshinta.com.

Elshinta.com - Keputusan melayani tiket tidak sesuai tanggal penyeberangan yang dilakukan pihak PT ASDP bersama stakeholder yang terlibat dalam arus Mudik 2024 di Pelabuhan Merak berdampak ribuan kendaraan pemudik mengantri berjam jam dan berhari hari pada moment arus mudik Lebaran 2024.

Jumlah kendaraan pemudik pada puncak arus mudik Lebaran 2024 di Pelabuhan Merak mencapai 42 ribu kendaraan. Data yang disampaikan Dirut PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi tersebut disampaikan saat clossing statement pada pelayanan arus mudik di Pelabuhan Merak, Selasa 9 April 2024.

Ira Puspadewi menyampaikan bahwa pelayanan maksimal penjualan tiket per hari di Pelabuhan Merak ialah 25 ribu. Namun pada arus puncak mudik lebaran 2024 jumlah kendaraan yang menyeberang sebanyak 42 ribu atau melebihi kapasitas. 

Akibat peminat yang luar biasa banyak dan bila tidak dilayani berdampak efek ketidaknyamanan pengguna jasa. Maka pihak ASDP melakukan keputusan bersama bagi pemudik yang sudah tiba tanpa tiket dengan tetap melayani. Sehingga yang dibeli atau yang terjual oleh pemudik yakni tiket untuk satu atau dua hari sebelum keberangkatan.

"Tiketnya sebenarnya tiket yang belum boleh masuk tetapi untuk kebaikan bersama maka seluruh stakeholder memutuskan untuk diseberangkan dengan catatan ada level pelayanan yang berkurang yakni waktu tunggu," kata Ira seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Mamo Erfanto, Selasa (9/4). 

"Selama ASDP berdiri satu hari menyebrangkan kendaraan tertinggi adalah pada musim lebaran tahun 2024 ini," ungkapnya.

Salah satu catatan bersama dan menjadi evaluasi bersama bagi ASDP dan stakeholder yang terlibat dalam operasi penyeberangan di Pelabuhan Merak adalah dari 42 ribu kendaraan yang menyeberang di puncak Mudik 2014. "Sebanyak 32 persennya atau 19.700 kendaraan datang di hari yang sama dengan tiket satu hari sebelum hari keberangkatan," lanjut Ira Puspadewi.

"Datang dengan tiket yang satu hari atau dua hari sebelum hari keberangkatan atau berangkat lebih awal. Dengan demikian adanya kapasitas yang banyak sekali, maka level pelayanan kami menjadi berubah waktu tunggunya lebih panjang," tambahnya.  

Tags:    

Similar News