Tanggapi serangan Iran ke Israel, legislator minta Pemerintah prioritaskan keselamatan WNI 

Anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan berharap ketegangan di wilayah Timur Tengah pasca serangan balasan Iran ke Israel 14 April 2024 tidak meluas.

Update: 2024-04-15 13:23 GMT
Peringatan Keras iran Ke Pada Israel Agar Tidak Melakukan Serangan Balik -https://www.reuters.com/elshinta.com.

Elshinta.com - Anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan berharap ketegangan di wilayah Timur Tengah pasca serangan balasan Iran ke Israel 14 April 2024 tidak meluas. Muhammad Farhan mengatakan pemerintah Indonesia harus memprioritaskan mitigasi atau penyelamatan WNI yang ada di negara-negara yang kemungkinan terkena dampak, kemudian menjalin komunikasi dengan negara Iran, Irak, Palestina dan Yordania untuk mencegah perang meluas.

"Prioritas pertama mitigasi terhadap keselamatan WNI yang berada di negara yang terkena dampak konflik, artinya secara Internasional Indonesia harus secara intensif melakukan komunikasi dengan pemerintah setempat baik Iran, Irak, Yordania, Suriah, Palestina dan Israel. Bagaimanapun juga kita adalah negara yang tidak terlibat dalam konflik tersebut dan kepentingan utama kita adalah menyelamatkan WNI." ujarnya dalam wawancara di Radio Elshinta, Senin (15/4). 

Disisi lain Muhammad Farhan mengatakan pemerintah Indonesia harus bisa mencegah terjadinya perang terbuka sebagai bagian dari warga dunia dengan membawa isu tersebut ke PBB. Pemerintah dapat membuka komunikasi dengan Teheran, memahami serangan drone dan rudal Iran sebagai aksi balasan penyerangan Konsulat Iran di Damaskus oleh Israel. 

"Kita bisa tanyakan ke Teheran apa kira-kira ada jalan lain selain perang yang bisa dijadikan sebagai solusi bagi ketegangan ini dan perang bukanlah jawabannya," ungkapnya.

Farhan menegaskan tidak ada pilihan lain, perang harus dicegah. Menurutnya jika terjadi perang semua orang akan rugi bahkan berdampak pada perekonomian dunia. Pertama harga minyak Internasional akan meroket dan 3 jalur perdagangan laut dunia yakni terusan Suez, Laut Merah dan Teluk Persia akan  terancam. 

"Indonesia sebagai pemimpin Asia Tenggara bersama-sama Malaysia, Singapura, Filipna dengan mengajak Australia dan New Zealand harus berbicara ke AS dan Inggris untuk bisa menahan diri dan tidak membantu Israel menghancurkan Iran, jangan sampai terjadi perang terbuka," tegasnya

"Saya, kita semua sangat geram dan marah atas serangan Israel brutal di Gaza, namun ada baiknya serangan drone dan rudal balasan Iran terhadap Israel menjadi momentum bagi negara-negara lain untuk bicara ke Israel agar menghentikan serangan-serangannya ke Gaza, Palestina." kata Farhan.(NaK)

Tags:    

Similar News