Bandara AMMA Madinah Lengkapi Fasilitas Fast Track Bagi Jemaah Haji Indonesia
Jemaah haji Indonesia yang dengan tujuan awal Madinah akan mendapatkan fasilitas Fast track ketika sampai di Bandara Internasional Amir Mahmud bin Adul Aziz (AMMAA) Madinah. Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Abdillah menjelaskan layanan fast track adalah salah satu fasilitas cepat bagi jemaah haji yang memotong waktu pemeriksaan di bandara tujuan.
Elshinta.com Jemaah haji Indonesia yang dengan tujuan awal Madinah akan mendapatkan fasilitas Fast track ketika sampai di Bandara Internasional Amir Mahmud bin Adul Aziz (AMMAA) Madinah. Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Abdillah menjelaskan layanan fast track adalah salah satu fasilitas cepat bagi jemaah haji yang memotong waktu pemeriksaan di bandara tujuan.
"“Setibanya di Bandara AMAA Madinah jemaah haji langsung diarahkan ke bus yang telah disediakan untuk menuju ke pemondokan masing-masing,” jelas Abdillah saat ditemui di Madinah, Jumat (10/5).
Abdilah menjelaskan fasilitas Fast Track merupakan fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi untuk mempercepat proses Imigrasi jemaah haji Indonesia sehingga tidak perlu mengantre di bandara tujuan.
"Nantinya Pemeriksaan imigrasi Arab Saudi telah dilakukan sebelumnya di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jadi nanti yang memberikan stempel adalah petugas Imigrasi dari Arab Saudi yang ditempatkan di Bandara Soekarno-Hatta,” tutur Abdillah.
Menurut Abdillah jemaah hanya memerlukan waktu 45 menit hingga satu jam dalam menjalani proses fast track ini. Sehingga lebih menghemat waktu.
“Proses ini hanya memakan waktu sekira 45 menit hingga satu jam. Jika dibandingkan dengan pelayanan biasa (non-fast track) yang biasanya memakan waktu lebih dari satu jam,” tambahnya.
Saat mendarat di Bandara AMAA, jemaah haji akan langsung dijemput oleh bus dan diantarkan ke tempat penginapan mereka. Barang-barang bawaan jemaah haji akan dikirim melalui kendaraan khusus yang telah disediakan.
-
“Diperkirakan untuk hari pertama kedatangan Jemaah Haji Indonesia, ada 22 kloter yang datang selama 24 jam. Jika dirata-ratakan kedatangan kloter asal Indonesia per hari berada di kisaran 17 hingga 22 kloter,” ungkap Abdillah.
Selama gelombang I kedatangan jemaah haji di Bandara AMAA, frekuensi kedatangan kloter tersebut akan terjadi selama 24 jam. Dengan adanya fasilitas Fast Track ini, diharapkan proses kedatangan jemaah haji akan lebih lancar dan efisien.
Diketahui, jemaah Haji Indonesia dari Kloter pertama JKG-01 bersiap untuk berangkat dari Embarkasi Pondok Gede Jakarta pada Minggu (12/5/2024) dini hari. Mereka akan tiba di Bandara Internasional Amir Mahmud bin Adul Aziz (AMMAA) Madinah pada hari yang sama waktu setempat, sekitar jam 07.00. Kloter ini akan menjadi yang pertama dalam tahun ini yang akan menikmati fasilitas Fast Track. (Yuniar K/MCH2024)