Jemaah haji Kabupaten Magelang 100 persen kembali dengan selamat 

Rombongan jemaah haji asal Kabupaten Magelang, Jawa Tengah telah tiba kembali di kampung halaman pada Minggu (23/6/2024) kemarin. Rombongan diterima Pj Bupati Magelang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra, Plt Kabag Kesra dan jajaran Forkompimcam Mungkid  di Pendopo drh Soepardi Kompleks Setda Kabupaten Magelang. 

Update: 2024-06-24 14:47 GMT
 Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto saat menyambut kepulangan jamaah haji dari Kabupaten Magelang. Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta.com - Rombongan jemaah haji asal Kabupaten Magelang, Jawa Tengah telah tiba kembali di kampung halaman pada Minggu (23/6/2024) kemarin. Rombongan diterima Pj Bupati Magelang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra, Plt Kabag Kesra dan jajaran Forkompimcam Mungkid  di Pendopo drh Soepardi Kompleks Setda Kabupaten Magelang. 

Adi Waryanto menyampaikan bahwa, jemaah haji dari Kabupaten Magelang tahun 2024 dapat kembali ke tanah air dalam kondisi sehat dan tidak ada yang meninggal saat melakukan ibadah haji di tanah suci.

"Alhamdulillah, jemaah haji kita tahun 2024 ini utuh (tidak ada yang meninggal di tanah suci) kembali ke tanah air dan tinggal menunggu kloter 3, 4 dan 5," kata Adi  di sela-sela menyambut kepulangan jemaah haji.

Adi berharap para jemaah haji yang sudah pulang ke tanah air ini jadi haji yang mabrur dan bisa menjaga kemabrurannya dan bisa memberikan keteladanannya kepada sanak saudara maupun lingkungannya. 

"Sehingga Kabupaten Magelang tetap aman, nyaman dan kondusif." ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Senin (24/6).

Pihaknya juga sudah meminta doa kepada para jemaah haji agar Kabupaten Magelang senantiasa aman dan nyaman termasuk Jawa Tengah dan Indonesia.

Sementara, Staf Seksi Pelayanan Haji dan Umrah, Kantor Kemenag Kabupaten Magelang Heri Suryanto menyebutkan 1.085 jemaah haji telah tiba dengan selamat di Pendopo drh Soepardi yang tiba secara bertahap. Hanya saja ada keterlambatan dari jadwal yang telah dirancang sebelumnya.

"Tahun ini luar biasa, sehat semua 100 persen. Belum ada laporan sakit (dari jemaah) karena sudah segera tertangani dulu sebelum berangkat ke Donohudan," terang Heri.

Saat berangkat ke Tanah Suci, kata Heri, para jemaah melakukan pemeriksaan kesehata, untuk  memastikan bahwa mereka mampu dari segi kesehatan. Sehingga saat berada di Makkah maupun pulang ke Indonesia, mereka dalam keadaan sehat. 

Selama melakukan rukun maupun sunah haji pun, mereka mampu menuntaskannya. Namun, ada ketika hendak pulang ke Tanah Air, ada seorang jemaah yang justru masih berada di Masjidil Haram. 

"Ketua kloter langsung mencarinya dan sudah diketemukan dalam kondisi selamat. Tetapi, menemukannya memang membutuhkan waktu yang lama karena di sana ada jutaan orang," katanya. 

Dampaknya, rombongan kloter 2 yang seharusnya melakukan penerbangan pulang ke tanah air pukul 08.00 mundur menjadi pukul 13.00. 

"Dia tanpa izin (ke Masjidil Haram). Dari kami sebenarnya sudah terkondisi. Cuma kadang-kadang ada teman yang 'nyeleneh'. Tapi, alhamdulillahnya bisa pulang dengan selamat," imbuhnya.

Kejadian itu juga berdampak pada kepulangan kloter-kloter berikutnya. Adapun kloter 2 ada sebanyak 44 jemaah haji yang bergabung dengan kloter satu Kabupaten Temanggung. Lalu, kloter 3 dan 4 masing-masing 352 orang dan semuanya berasal dari Kabupaten Magelang. Sedangkan kloter 5 sebanyak 337 orang bergabung dengan calon jemaah haji asal Purworejo.  

Tags:    

Similar News