Dagangan komitmen dorong tumbuh kembang produk UMKM lokal Kediri

Dagangan berkomitmen untuk ikut berpartisipasi membantu tumbuh kembang produk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) lokal daerah. Komitmen tersebut diwujudkan dengan ikut membantu memasarkan produk UMKM lokal ke sejumlah daerah yang selama ini menjadi jangkauan pangsa pasar dagangan.

Update: 2024-06-27 22:35 GMT
Sumber foto: Fendi Lesmana/elshinta.com.

Elshinta.com - Dagangan berkomitmen untuk ikut berpartisipasi membantu tumbuh kembang produk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) lokal daerah. Komitmen tersebut diwujudkan dengan ikut membantu memasarkan produk UMKM lokal ke sejumlah daerah yang selama ini menjadi jangkauan pangsa pasar dagangan.

"Hari ini kita mulai membantu,  bukan hanya produk besar atau pabrik berskala Nasional,  tetapi juga produk lokal yang kami bantu didistribusikan lewat dagangan," terang Ryan Manafe selaku CEO (Chief Executive Officer) Dagangan, Kamis (27/6).  

Produk UMKM yang ikut dipasarkan  diantaranya berupa makanan dan minuman khas tradisonal daerah.

"Dengan mudah dibawah ke daerah yang jauh itu kita bantu pasarkan seperti snack, kripik dan minuman tradisional daerah yang bisa dikemas dengan mudah dibawah ke daerah yang jauh," paparanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Fendi Lesmana.

Selama rentang waktu 1,5 tahun Dagangan tetap eksis menjadi suplier atau pemasok segala macam produk bagi para pemilik usaha toko klontong di penjuru pelosok desa wilayah Kediri.

Dalam rentang waktu tersebut, pihak dagangan mencatat saat ini ada sekitar 2548 toko yang menjadi pelanggan. 

"Kita baru masuk di Jawa Timur selama satu tahun terakhir. Sebelumnya kita fokus ke Jawa Tengah dan Jogjakarta. Namun ketika masuk ke Jawa Timur kita menemukan hal yang sama yaitu potensi daerah di Indonesia ternyata belum dimaksimalkan khususnya teman teman yang tinggal di luar  Kota besar," paparnya. 

"Nah itu kita mau jangkau. Yang belum terpapar teknologi yang membutuhkan bantuan kebutuhan sehari hari dan sembako. Itu yang mau kita bantu dengan solusi berupa dagangan. Semua kebutuhan sehari-hari bisa dibeli dengan aplikasi diantar hari berikutnya dengan harga kompetitif dan juga kelengkapan ptoduk maksimal. Total toko di daerah di seluruh  Pulau Jawa mencapai 2 juta lebih,." jelas Ryan Manafe

Tags:    

Similar News