17 Juli 2009: Serangan teroris yang mengguncang Jakarta

Elshinta.com - Pada pagi hari tanggal 17 Juli 2009, Jakarta diguncang oleh dua ledakan bom yang mengguncang Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton di kawasan Mega Kuningan. Peristiwa tragis ini tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Indonesia. Salah satu korban yang tewas dalam tragedi ini adalah Dani Dwi Permana, seorang pemuda yang baru berusia 18 tahun.

Update: 2024-07-17 06:01 GMT
Serangan bom di hotel JW Mariott. (https://tinyurl.com/y4hybbya)

Elshinta.com - Pada pagi hari tanggal 17 Juli 2009, Jakarta diguncang oleh dua ledakan bom yang mengguncang Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton di kawasan Mega Kuningan. Peristiwa tragis ini tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Indonesia. Salah satu korban yang tewas dalam tragedi ini adalah Dani Dwi Permana, seorang pemuda yang baru berusia 18 tahun.

Pada pukul 07:47 WIB, ledakan pertama terjadi di restoran Syailendra, yang terletak di lantai dasar Hotel JW Marriott. Ledakan ini diikuti oleh ledakan kedua yang terjadi beberapa menit kemudian di restoran Airlangga di Hotel Ritz-Carlton. Kedua ledakan tersebut menyebabkan kerusakan besar pada kedua hotel dan menewaskan total sembilan orang, termasuk Dani Dwi Permana yang kemudian dinyatakan sebagai salah satu dari otak pelaku peristiwa nahas tersebut.

Peristiwa ledakan bom ini mengguncang tidak hanya Indonesia tetapi juga dunia internasional. Kedua hotel tersebut sering dikunjungi oleh ekspatriat dan pebisnis internasional, sehingga ledakan tersebut menjadi berita besar di berbagai negara. Pemerintah Indonesia segera mengecam aksi terorisme ini dan berjanji untuk menangkap pelaku serta meningkatkan keamanan nasional.

Investigasi dan Tindak Lanjut

Polisi segera melakukan investigasi untuk menemukan dalang di balik serangan ini. Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa kelompok teroris Jemaah Islamiyah berada di balik serangan ini. Pihak berwenang kemudian melakukan serangkaian penangkapan terhadap individu-individu yang terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan serangan tersebut. Beberapa dari pelaku akhirnya dihukum mati atau penjara seumur hidup.

Tragedi bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton pada 17 Juli 2009 merupakan salah satu peristiwa terorisme yang paling mengerikan dalam sejarah Indonesia. Peristiwa ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga keamanan dan bekerja sama dalam memerangi terorisme.

Tags:    

Similar News