7 calon pimpinan dan 4 calon dewan pengawas KPK dinyatakan gugur
Tahapan tes tertulis seleksi calon pimpinan dan calon dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periode 2024-2029 telah diselenggarakan di Kantor Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Kementerian Sekretariat Negara, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (31/7/2024).
Elshinta.com - Tahapan tes tertulis seleksi calon pimpinan dan calon dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periode 2024-2029 telah diselenggarakan di Kantor Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Kementerian Sekretariat Negara, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (31/7/2024).
Anggota Panitia Seleksi (Pansel) KPK Elwi Danil mencatat sebanyak 229 dari 236 Capim hadir untuk mengikuti tahapan tes tertulis setelah dinyatakan lolos tahapan administrasi.
“Dari 236 peserta tes tulis calon pimpinan KPK, yang hadir mengikuti tes sebanyak 229 orang. Dengan demikian, yang tidak hadir sebanyak tujuh orang, semuanya laki-laki," kata Elwi.
Elwi menegaskan mereka yang tidak hadir tes tertulis dinyatakan gugur dari proses seleksi calon pimpinan KPK.
"Yang tidak hadir dinyatakan gugur. Mereka sudah tahu, kalau mereka tidak hadir, otomatis gugur," tegas Elwi.
Selain tahapan tes tertulis bagi calon pimpinan KPK, calon dewan pengawas (Dewas) KPK yang telah lolos tahapan administrasi juga turut mengikuti tahapan tersebut.
Adapun seleksi tes tulis untuk calon dewas KPK diikuti sebanyak 142 peserta
"Dari 146 peserta tes tertulis calon dewan pengawas KPK, yang hadir mengikuti tes sebanyak 142 orang," kata anggota Pansel KPK Ambeg Paramarta saat pelaksanaan tes tertulis dewas KPK.
Dari 142 peserta, sebanyak 126 peserta pria dan 16 peserta wanita. namun empat orang sisanya juga dinyatakan gugur dalam tes tulis.
"Terkait dengan empat orang yang nggak hadir, sama dengan tadi (tes tertulis capim red) berarti mereka gugur. Tentang alasannya, itu ndak disampaikan. Mereka tidak datang aja," ungkap Ambeg Paramarta.
Sebagai Informasi, para calon pimpinan dan calon dewan pengawas KPK pada tahapan tes tulis hari ini akan dinilai oleh tim proofreader yang terdiri dari sejumlah tim ahli. Dan hasilnya akan diumumkan pada 8 Agustus 2024 mendatang. (rir/nak)