Duet atlet Indonesia juara FIFAe World Cup Foot Ball Manager
Duet atlet e-sport nasional Ichsan Rahmat Taufiq dan Budi Muhammad Manar Hidayat sebagai asisten menjadi juara dunia FIFAe World Cup yang pertama kali dilaksanakan. Mengalahkan pasangan asal Jerman Sven Goly dan T Wheneet, Ichsan dan Manar menang dengan skor meyakinkan 3-0 dan 5-2 dengan agregat 8-2 pada event FIFAe Next Gen di Exhibition Centre Liverpool dari tanggal 28 Agustus - 1 September 2024
Elshinta.com - Duet atlet e-sport nasional Ichsan Rahmat Taufiq dan Budi Muhammad Manar Hidayat sebagai asisten menjadi juara dunia FIFAe World Cup yang pertama kali dilaksanakan. Mengalahkan pasangan asal Jerman Sven Goly dan T Wheneet, Ichsan dan Manar menang dengan skor meyakinkan 3-0 dan 5-2 dengan agregat 8-2 pada event FIFAe Next Gen di Exhibition Centre Liverpool dari tanggal 28 Agustus - 1 September 2024.
Ichsan dan Hidayat menjadi juara FIFAe Sport yang pertama kali digelar oleh federasi sepakbola duna tersebut. ,Gelaran FIFAe Next Gen mempertunjukkan era baru FIFAe dengan pendekatan multi-tittle pertamanya serta menciptakan platform baru untuk berbagai komunitas dengan menampilkan Football Manager bersama eFootball.
Hadir pada event FIFAe, legenda sepakbola asal Inggris John Terry pada acara inagurasi yang dilaksanakan Minggu malam WIB. Pemain yang pernah merumput untuk klub Chelasea berusia 43 tahun itu juga memberikan ucapan selamat kepada Indonesia yang berhasil menjadi Juara untuk event perdana.
"Ini adalah pertama kalinya Saya hadir pada gelaran esport dunia, Saya sangat kagum, bukan hanya pada event ini sendiri, namun berkat pengetahuan dan pemahaman sepak bola yang mendalam dari para pesaing. Selamat kepada Ichsan dan Manar (dari Indonesia)" tegasnya.
FIFAe World Cup mempertemukan 20 pemain, masing-masing didampingi oleh asisten manajer, dari seluruh dunia. Berpartisipasi dalam format unik selama empat hari, selain hari pramusim, Ichsan Miracle Taufiq bersama asisten manajer, Manar Rabu Hidayat, dari Indonesia tampil sebagai pemenang, mengangkat trofi dan menerima medali emas yang baru diciptakan.
Setelah berkompetisi dalam format mode karir dengan satu klub mitra terpilih di babak penyisihan grup, setiap pemenang grup akan mendapat undangan untuk mengunjungi klub masing-masing dan berkesempatan untuk mempelajari lebih lanjut tentang industri sepak bola tradisional. (*Asr)