1.000 pelari dalam dan luar negeri ikuti Trail Run Biosferun yang digelar BOB 

Sebagai upaya mendongkrak kunjungan wisatawan di Kawasan Pariwisata Borobudur dan memperkenalkan Kawasan Merapi Menoreh Merbabu yang telah ditetapkan sebagai Cagar Biosfer oleh UNESCO, Badan Otorita Borobudur (BOB) menggelar event Trail Run Biosferun 2024 sebagai salah satu upaya ekosistem sport tourism.

Update: 2024-10-14 19:22 GMT
Sumber foto: Izan Raharjo/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebagai upaya mendongkrak kunjungan wisatawan di Kawasan Pariwisata Borobudur dan memperkenalkan Kawasan Merapi Menoreh Merbabu yang telah ditetapkan sebagai Cagar Biosfer oleh UNESCO, Badan Otorita Borobudur (BOB) menggelar event Trail Run Biosferun 2024 sebagai salah satu upaya ekosistem sport tourism. Event ini diikuti kurang lebih 1.000 atlet lari dari dalam negeri dan luar negeri dengan start dan finish di Lapangan Desa Pagerharjo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (13/10/2024).

Event trail run Biosferun ini untuk mendukung keberadaan Cagar Biosfer Merapi-Merbabu-Menoreh yang telah diresmikan sebagai cagar biosfer dunia oleh UNESCO semenjak 28 Oktober 2020. Kehadiran para pelari dimanfaatkan oleh Badan Otorita Borobudur untuk dapat berkolaborasi dalam mempromosikan pariwisata hijau di Perbukitan Menoreh dalam kemasan event sport tourism. 

“Para pelari akan menjadi duta pariwisata hijau, bukan hanya pada saat mengikuti event, tetapi pada saat post-event. Besar harapan agar mereka dapat terus menyiarkan dan kembali ke Perbukitan Menoreh sebagai destinasi pariwisata olahraga di Kawasan Cagar Biosfer ini”, ujar Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur Agustin Peranginangin.

Event trail run yang telah diselenggarakan kali ketiga ini semakin bertumbuh dengan kepesertaan pelari mancanegara yang berasal dari 32 negara, seperti Afghanistan, Australia, Bulgaria, India, Rusia, Swiss, Taiwan, Uganda, dan Zimbabwe; Termasuk pelari trail dari Indonesia yang berasal dari Aceh, Banten, DKI Jakarta, DIY, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. BiosfeRun adalah re-branding event trail BOB Forest Run yang telah terselenggara 2 (dua) kali pada tahun 2022 dan 2023.

Re-branding dimaksudkan agar dapat memperluas dampak dengan mengkampanyekan Cagar Biosfer sebagai bentuk nyata dari pariwisata hijau yang berkelanjutan. BiosfeRun diharapkan dapat menjadi perayaan dari seluruh pihak, termasuk masyarakat dan pelaku usaha untuk mau ikut peduli dalam urusan konservasi sebagai core value kawasan destinasi.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ketua BPPD Yogyakarta, GKR Bendara mengatakan bahwa event trail run Biosferun 2024 ini sangat positif bagi pariwisata Yogyakarta.

"Event seperti ini sangat positif karena dapat menampilkan bagian lain dari Yogyakarta selain Malioboro. Lari sudah sangat digandrungi wisatawan, sehingga event ini cocok untuk Yogyakarta khususnya untuk Kulon Progo," kata GKR Bendara seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Senin (14/10). 

Nuansa Sportainment dihadirkan pada BiosfeRun 2024 kali ini dengan turut melibatkan 120 penari Gedruk dan Topeng Ireng yang dibawakan oleh generasi muda desa perbukitan Menoreh yang juga adalah bagian dalam melestarikan Cagar Biosfer Merapi-Merbabu-Menoreh. Kedua tarian ini adalah simbolisme keselarasan terhadap alam yang dituangkan dalam bentuk rupa topeng untuk merepresentasikan kemarahan kepada perusak lingkungan. BOB memanfaatkan momen ini sebagai upaya mengedukasi masyarakat dan juga pelari dengan cara yang lebih menghibur.

Atmosfer berkeringat, namun tetap dikemas menghibur dan memikat. BiosfeRun mengingatkan bahwa pelestarian dan kebudayaan adalah 2 (dua) hal yang tidak dapat dipisahkan.

Dengan demikian, kebermanfaatan ekonomi pun akan lebih hijau dan berkelanjutan. BiosfeRun 2024 menghadirkan booth-booth UMKM dari desa-desa yang terdapat di kawasan pelaksanaan pelaksanaan trail run ini, antara lain: Desa Wisata Pagerharjo, Desa Wisata Pandanrejo, Pokdarwis Dewi Ayu, Desa Wisata Benowo, dan Desa Wisata Ngargoretno.

Tags:    

Similar News