Densus 88 Anti Teror geledah rumah kontrakan terapis bekam di Desa Waru, Sukoharjo

Tim Desus 88 Anti Teror Mabes Polri melakukan penggeledahan di rumah kontrakan terduga teroris SQ, di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Update: 2024-11-06 21:11 GMT
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com

Elshinta.com - Tim Desus 88 Anti Teror Mabes Polri melakukan penggeledahan di rumah kontrakan terduga teroris SQ, di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Sedikitnya 12 benda diamankan dalam penggeledahan tersebut, diantaranya busur panah dan senjata tajam seperti pedang katana. Kepala Desa Waru, Baki Pardjiyo Siswo Martono bersama dengan perangkat desa hadir sebagai saksi pengeledahan.

Menurut Pardjiyo, terduga teroris SQ diketahui adalah pendatang dari Kabupaten Sumenep - Madura, Jawa Timur. Tinggal di Desa Waru kurang lebih dua tahun terakhir bersama dengan istri dan lima orang anaknya. Tetangga sekitar mengetahui pekerjaan SQ sebagai terapi bekam. Keseharian SQ tertutup dan tidak mau berbaur dengan warga sekitar. Sehingga tetangga sekitar rumah juga tidak mengetahui secara pasti kegiatan SQ selain melayani terapi bekam saat malam hari.

"Kami diminta menjadi saksi penggeledahan oleh petugas polisi," kata Pardjiyo seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Rabu (6/11).

Ditambahkannya, selain pihak desa, RT dan RW setempat juga diminta menjadi saksi penggeledahan rumah kontrakan SQ atas kasus dugaan terlibat aksi terorisme oleh Tim Densus 88 Anti Teror. Ada sekitar 12 unit barang yang diamankan petugas dalam penggeledahan tersebut. Seperti halnya buku-buku panduan jihat, senjata tajam golok, parang, busur panah dan pedang menyerupai katana. Barang bukti tersebut disita dan diamankan oleh petugas dari dalam rumah kontrakan terduga.

"Kata petugasnya kalau yang ada barang yang tidak termasuk bukti nanti dikembalikan," ujarnya

Sebelumnya, tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri telah mengamankan terduga SQ, 44, di Desa Suruh Kalang, Kecamatan Jaten, Kabupeten Karanganyar, Jawa Tengah pada Senin (4/11/2024). Penangkapan terduga belum diketahui telibat dalam jaringan terorisme mana. Namun saat dilakukan penggeledahan, terduga tidak dihadirkan dan keluarga juga tidak berada di dalam rumah untuk alasan sterilisasi lokasi.

Tags:    

Similar News