Event lari seru keluarga, Ancol gelar Isekai Run 2024
Ancol kembali menghadirkan event lari bernuansa jejepangan seru yaitu Isekai Run pada November ini.
Elshinta.com - Ancol kembali menghadirkan event lari bernuansa jejepangan seru yaitu Isekai Run pada November ini. Pada perhelatannya yang kedua, Isekai Run mengangkat tema “Lost in Enchanted Wilderness” dan Ancol juga menambah kategori lomba lari.
Tidak hanya 2,5 Km dan 5 Km tetapi hadir juga kategori 10 Km yang lebih menantang. Dan tahun ini, jumlah hadiah pun ikut meningkat dengan total nilai mencapai lebih dari 50 juta rupiah.
“Isekai Run pertama di 2023 lalu mendapat sambutan yang cukup hangat dan tahun ini kami memberikan improvement dengan menambah kategori lomba lari 10 K serta cosplay walk competition khusus bagi para cosplayer yang ingin menunjukkan kreasi kostumnya.” ujar Ariyadi Eko Nugroho, Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk seperti dilaporkan Reporter Elshinta, ME Sudiono, Rabu (20/11).
Isekai Run merupakan event lomba lari yang Ancol adakan dengan mengusung konsep fun run dan membawa nuansa khas anime dari Jepang. Event ini terbuka untuk umum mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Uniknya event ini, peserta diperbolehkan berlari dengan mengenakan kostum atau berpenampilan layaknya tokoh anime maupun superhero favoritnya masing-masing.
Isekai Run 2024 akan diselenggarakan pada Minggu, 24 November 2024 bertempat di Pasar Seni Ancol, Jakarta. Isekai Run dibagi beberapa kategori lomba, mulai dari kategori keluarga yang bisa diikuti oleh 1 orang dewasa dengan 1 anak untuk jarak 2,5 Km, sampai kategori dewasa 2,5 Km, 5 Km dan 10 Km.
Harga tiket lomba lari mulai dari Rp250.000,-. Terdapat juga kompetisi khusus cosplayer yaitu Cosplay Walk Competition dengan tiket sebesar Rp40.000,-.
"Tidak hanya lomba lari, Isekai Run juga akan dimeriahkan dengan kehadiran para cosplayer profesional dan juga peserta bisa menikmati hiburan live japanese music dari bintang tamu spesial. Informasi lebih lanjut bisa cek di akun sosial media Instagram Isekai Run," tandas Ariyadi Eko Nugroho.


