Pengurangan emisi di Indonesia, Norwegia beri USD 60 juta

Duta besar Norwegia untuk Indonesia, Rut Kruger Giverin menyampaikan pemerintahnya telah memberikan kontribusi sebesar USD 60 juta kepada Indonesia atas pengurangan emisi yang terverifikasi pada periode tahun 2019-2020. Ini merupakan bentuk kerjasama result based contribution (RBC) Norwegia di tahap keempat.

By :  Redaksi
Update: 2024-12-10 15:24 GMT
Duta besar Norwegia untuk Indonesia, Rut Kruger Giverin saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/12/2024). Foto: Riazki Rian Saputra

Elshinta.com - Duta besar Norwegia untuk Indonesia, Rut Kruger Giverin menyampaikan pemerintahnya telah memberikan kontribusi sebesar USD 60 juta kepada Indonesia atas pengurangan emisi yang terverifikasi pada periode tahun 2019-2020. Ini merupakan bentuk kerjasama result based contribution (RBC) Norwegia di tahap keempat.

"Periode tersebut merupakan tahun yang sangat mengesankan dalam pengurangan deforestasi di Indonesia. Norwegia kini sangat mendukung Indonesia dengan total kontribusi 216 juta dolar Amerika atas pengurangan emisi dari deforestasi periode 2016-2020," kata Giverin kepada awak media di sebuah hotel kawasan Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2024).

Giverin juga menyebut Indonesia merupakan pemimpin global dalam mengurangi deforestas. Menurutnya upaya tersebut dinilai layak mendapatkan pengakuan di internasional.

"Upaya Indonesia layak mendapatkan pengakuan dalam kajian internasional. Kami berharap dukungan dari Norwegia dapat berkontribusi untuk terus melakukan upaya tersebut. Indonesia akan terus mengambil posisi terdepan untuk memerangi perubahan iklim dalam melindungi hutan,” lanjut Giverin.

Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Hanif Faisal di kesempatan yang sama juga menegaskan bahwa Indonesia merupakan pemimpin global dalam pengurangan deforestasi. "Komitmen kami bukan hanya dimulai dari protokol Kyoto dan perjanjian Paris, namun juga diwujudkan dalam target ambisius NDC ( Nationally Determined Contribution),” kata Hanif.

Kerjasama Indonesia dengan Norwegia juga menjadi salah satu implementasi sukses dari pasal 5 perjanjian Paris terkait penurunan emisi melalui konservasi dan pengelolaan hutan. Melalui dialog tingkat menteri dan teknis Indonesia dan Norwegia berharap bisa memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan lingkungan global.

"Potensi kerjasama ini tidak terbatas, dengan perhatian dan komitmen bersama kita bisa wujudkan dunia yang lebih hijau dan berkelanjutan," tutup Hanif.

Penulis: Rizki Rian Saputra/Ter

 

Tags:    

Similar News