Pesona budaya Dayak Borneo Ill

Festival Pesona Budaya Dayak Borneo Ill adalah wujud nyata untuk melestarikan dan mempromosikan budaya Dayak sebagai bagian penting dari identitas Nusantara. 

By :  Widodo
Update: 2024-12-18 07:45 GMT
Festival Pesona Budaya Dayak Borneo Ill adalah wujud nyata untuk melestarikan dan mempromosikan budaya Dayak sebagai bagian penting dari identitas Nusantara. (foto: ist)
Indomie

Elshinta.com - Jakarta - Festival Pesona Budaya Dayak Borneo Ill adalah wujud nyata untuk melestarikan dan mempromosikan budaya Dayak sebagai bagian penting dari identitas Nusantara. 

Hal itu disampaikan PJ Gubernur Kaltim, Akmal Malik melalui staf ahli gubernur bidang polhukam Arif Franantan Filipus (AFF) Sembiring, Selsasa (17/12/2024) di Lippo Kemang, Jakarta Selatan.

"Festival Pesona Budaya Dayak Borneo III bukan hanya ajang merayakan keanekaragaman budaya Dayak, tetapi juga wujud nyata dari persatuan di tengah kebhinnekaan yang ada di tanah Kalimantan. Acara ini mencerminkan semangat gotong-royong, kebanggaan, dan penghormatan terhadap budaya lokal yang menjadi landasan pembangunan masyarakat Kalimantan Timur," ujarnya.

Lebih dari itu, urai Arif Franantan Filipus (AFF) Sembiring, Festival Pesona Budaya ini Dayak Borneo memiliki potensi besar sebagai event unggulan dalam sektor MICE (Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition). 

"Dengan menggabungkan seni, budaya, serta kegiatan berskala nasional dan internasional, Festival Pesona Budaya Dayak Borneo bisa menjadi magnet wisata yang mendukung visi besar Kalimantan Timur sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia," terangnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengapresiasi Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) dan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur  atas upayanya menyelenggarakan Festival Pesona Budaya Dayak Borneo Ill. Dalam event tersebut, juga dilakukan Launching Calendar of Event 2025 Provinsi Kalimantan Timur. 

"Tahun 2025 akan menjadi tahun penting bagi kita semua. Dengan diluncurkannya Calendar of Event ini, saya yakin, kita dapat memetakan langkah strategis untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Saya mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat adat, pelaku usaha, maupun generasi muda, untuk bersinergi dalam menyukseskan seluruh agenda ini," kilahnya.

Elshinta Peduli

Terlebih, ujar Arif Franantan Filipus (AFF) Sembiring, saat ini Kalimantan Timur  menjadi pusat perhatian dunia berkat keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Karenanya memerlukan strategi promosi budaya dan pariwisata yang terpadu. Melalui Launching Calendar of Event 2025 di Provinsi Kalimantan Timur, yang mencakup 188 kegiatan seni, budaya, dan karnaval, kita melihat peluang besar untuk mendorong sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Saya yakin, dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi berbagai pihak, pariwisata Kalimantan Timur dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian pembangunan yang berkelanjutan, khususnya di tengah persiapan kita sebagai ibu kota negara di masa depan," ujarnya sambil mengajak  seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, komunitas, maupun masyarakat adat, untuk terus bersinergi mempromosikan budaya dan pariwisata Kalimantan Timur, baik di tingkat nasional maupun internasional. 

"Mari kita jadikan Festival Pesona Budaya Dayak Borneo ini sebagai salah satu simbol kebanggaan yang mencerminkan kekayaan identitas bangsa dan mengundang dunia untuk mengenal lebih dekat keelokan budaya Kalimantan," tandasnya.

Acara ini resmi dibuka secara langsung oleh Marthin Billa selaku Presiden Majelis Dayak Nasional. 

“Festival Pesona Budaya Dayak Borneo Ill mempunyai nilai strategis dan makna tersendiri karena dilaksanakan untuk pertama kalinya setelah provinsi Kaltim ditetapkan  sebagai IKN,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dalam acara ini meliputi;
Atraksi seni tari, lagu daerah, dan musik tradisional Dayak, 
Peragaan busana pakaian adat Dayak serta batik khas Kalimantan, 
Pertunjukan olahraga tradisional khas Dayak, 
Pameran produk UMKM dan kerajinan inovatif serta Rembuk budaya Dayak sebagai upaya pelestarian dan pengembangan budaya. 

Festival ini dihadiri tokoh penting lainnya seperti Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Ririn Sari Dewi dan tokoh-tokoh adat dayak. Kehadiran berbagai pihak menegaskan komitmen pelestarian budaya.(Dd).

Tags:    
Elshinta Peduli

Similar News