Korlantas : Pemudik Nataru diimbau gunakan angkutan umum

Menjelang puncak arus mudik libur Natal dan Tahun Baru 2025 yang diprediksi pada hari Sabtu 21 desember 2024, Korlantas Polri mengimbau kepada masyarakat yang akan berlibur atau mudik ke kampung halaman agar mengantisipasi kondisi cuaca yang tidak menentu.

Update: 2024-12-19 20:29 GMT
Kapolri bersama Panglima TNI meninjau GT Prambanan Klaten Jawa Tengah pastikan kesiapan tol akan difungsionalkan Jumat pagi hingga 2 Januari 2025 (Foto: Radio Elshinta Wiwiek Endarwati)

Elshinta.com - Menjelang puncak arus mudik libur Natal dan Tahun Baru 2025 yang diprediksi pada hari Sabtu 21 desember 2024, Korlantas Polri mengimbau kepada masyarakat yang akan berlibur atau mudik ke kampung halaman agar mengantisipasi kondisi cuaca yang tidak menentu. 

"Para penumpang atau masyarakat yang akan mudik, tolong dicek betul kesehatan kendaraanya, kemudian kesehatan badannya terutama. Kalau memang tidak memungkinkan, karena cuaca akhir-ahir ini tidak menentu, menggunakan kendaran umum lebih baik, daripada memaksakan diri kendaraan pribadi," kata KaSatgas Kamseltibcarlantas Korlantas Polri Brigjen Raden Slamet Santoso, kepada Radio Elshinta, Kamis (19/12/2024). 

Selain memastikan kendaraan dalam kondisi laik dan layak digunakan, pemudik juga diimbau untuk mengatur ritme perjalanan mudik dengan sering beristirahat, untuk mencegah kelelahan dan resiko yang bisa timbul, akibat kelelahan. Terutama pemudik yang akan menempuh perjalanan jauh. Kepolisian juga telah memetakan sedikitnya 700 titik rawan kecelakaan untuk diantisipasi, diantaranya di Tol Cipularang KM 29, dengan memasang rambu khusus. 

"Kadang-kadang masyarakat memaksakan diri, dia merasa tubuhnya masih sehat, padahal harusnya beristirahat. di Pemalang-Batang, kalau yang lewat jalan Tol, kemudian di jalur Ngawi-Kertosono itu juga harus istirahat," imbau Slamet. 

Terkait fasilitas rest area, pemudik tidak perlu cemas akan terjadi kepadatan, pasalnya petugas  akan melakuan pengaturan berbasis teknologi informasi. 

"Kita ada aplikasi terbaru di rest area, ada traffic counting, yang akan terinformasikan ke posko di KM 29. Jadi apabila sudah mencapai 80-100 persen maka petugas kami di pintu rest area akan mengalihkan ke rest area berikutnya, demikian seterusnya jadi sudah terkontrol," imbuh Slamet.

Untuk mendukung kelancaran, kenyamanan, keamanan dan keselamatan arus mudik libur Nataru 2025, Satgas menempatkan personil di berbagai titik yang sudah ditentukan, yakni jalur mudik dan balik, tempat wisata, jalur penyebrangan, dan bandara. Pemerintah juga menyediakan  layanan mobil ambulans atau kesehatan, pertamini untuk antisipasi kendaraan mogok, termasuk SPKLU. 

Tak kalah penting, Kepolisian  juga menyiapkan kegiatan-kegiatan kontigensi sebagai antisipasi jika terjadi bencana di jalur-jalur tertentu. 

"Dari BMKG  terjadi banyak cuaca kurang bersahabat,  perlu kita antisipasi dengan kegiatan-kegiatan kontigensi di jalur-jalur rawan bencana," ujar Slamet 

Operasi Lilin 2024 untuk mendukung dan mengamankan libur Natal dan Tahun Baru 2025, akan digelar di seluruh wilayah indonesia, dengan konsentrasi di pulau Jawa, Bali, Sumatera Utara, dan wilayah lainya. Diperkirakan 110 juta masyarakat akan melakuan mudik akhir tahun ini, atau meningkat dari jumlah sebelumnya. 

"Melalui operasi ini, diharapkan masyarakat bisa berlibur dengan lancar, aman, selamat, sekaligus menekan angka laka lantas dan fatalitas," pungkas Brigjen Raden Slamet Santoso.

Penulis : Anton Rheandra

Tags:    

Similar News