Pria meninggal dunia gantung diri di bawah Jembatan Sumurpanggang
Kejadian mengejutkan terjadi di kawasan Jembatan Sumurpanggang, Kota Tegal. Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di bawah jembatan tersebut.
Elshinta.com - Kejadian mengejutkan terjadi di kawasan Jembatan Sumurpanggang, Kota Tegal. Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di bawah jembatan tersebut. Identitas korban hingga saat ini masih belum dapat dipastikan, dan penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Petugas kepolisian dari Polsek Sumurpanggang dan tim identifikasi Polres Tegal Kota tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 11.35 WIB setelah menerima laporan dari warga. Berdasarkan keterangan saksi mata, Budi seorang warga di sekitar jembatan melihat sesosok tubuh tergantung di bawah jembatan dan segera melaporkan hal tersebut kepada pihak Rt dan Kelurahan Sumurpanggang kota Tegal, serta petugas BPBD Kota Tegal dan polsek sumurpanggang. Lokasi penemuan jenazah berada di area di bawah jembatan.
Proses evakuasi korban yang dilakukan oleh petugas gabungan dari kepolisian dan tim TRC-BPBD Kota Tegal membutuhkan waktu sekitar 30 menitan untuk menurunkan jasad korban dengan hati-hati guna menghindari kerusakan lebih lanjut yang dapat menghambat proses penyelidikan.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Kardinah Kota Tegal untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian. Hasil autopsi akan menjadi acuan penting bagi pihak kepolisian dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Diketahui identitas korban a.n Rasmun 76 tahun warga Desa Grogol, Dukuh Turi, Kabupaten Tegal.
Petugas TRC-BPBD Kota Tegal Yudi menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi dari RT setempat tentang adanya orang tergantung di bawah jembatan. "Betul saya mendapat informasi dari ibu RT sumurpanggang terkait penemian jenazah yang tergantung kaos, akhirnya berkoordinasi dengan pihak terkait guna penangan dan evakuasi jenazah. Dari informasi korban adalah warga Grogol, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal dan korban informasinya telah 2 hari pamit ke keluarganya untuk menengok cucunya di semarang dan di hari ke tiga ini ditemulan telah tergantung di bawah jembatan" ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Kamis (26/12).
Polisi juga sedang menyelidiki kemungkinan adanya unsur pidana dalam kasus ini. Semua kemungkinan akan dipertimbangkan, termasuk kemungkinan adanya tindakan kekerasan atau pembunuhan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera menghubungi Polsek Sumurpanggang atau Polres Tegal Kota untuk memberikan informasi yang diperlukan. Kerjasama masyarakat sangat dibutuhkan dalam mengungkap kasus ini dan memberikan kepastian kepada keluarga korban.
Kasus penemuan mayat dalam kondisi tergantung di bawah Jembatan Sumurpanggang ini masih menjadi perhatian publik. Pihak kepolisian meminta masyarakat untuk bersabar dan menunggu hasil penyelidikan resmi yang akan diumumkan setelah proses autopsi selesai dan data-data terkumpul secara lengkap. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang selesai.