Gubernur Jabar beri arahan bupati dan wakil bupati Majalengka terpilih
Bupati dan wakil Bupati Majalengka terpilih, Eman Suherman - Dena M. Ramdhan menerima arahan langsung Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan Kabupaten Subang, Rabu (29/01) lalu.
Elshinta.com - Bupati dan wakil Bupati Majalengka terpilih, Eman Suherman - Dena M. Ramdhan menerima arahan langsung Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan Kabupaten Subang, Rabu (29/01) lalu.
Arahan Dedi Mulyadi kepada Bupati dan wakil Bupati secara khusus diberikan setelah mendapatkan masukan terkait kabupaten Majalengka baik seputar infrastruktur jalan, peningkatan layanan publik, usulan alih status jalan provinsi menjadi Jalan nasional, dan pembangunan infrastruktur jalan Majalengka Kota – Cibodas – Lemahsugih.
"Dalam pertemuan yang berlangsung pukul 15.00 hingga 17.00 WIB tersebut menjadi ajang strategis bagi Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam menyampaikan aspirasi serta menerima arahan dari Gubernur Jawa Barat terpilih. Ada beberapa poin penting yang menjadi perhatian dalam diskusi antara Bupati Majalengka terpilih dan Gubernur Jawa Barat terpilih," ungkap Juru Bicara pasangan Bupati - Wakil Bupati Majalengka terpilih. Gelar Ramadhani, Sabtu (1/2).
Menurut Gelar, dalam pertemuan tersebut Dedi Mulyadi mengatakan pentingnya menjaga kualitas infrastruktur jalan sehingga pajak kendaraan bermotor menurutnya bisa dialokasikan untuk peningkatan kualitas jalan.
'"Gubernur Jawa Barat terpilih menginstruksikan agar Bupati Majalengka terpilih menjaga kualitas infrastruktur, terutama jalan. Beliau menegaskan bahwa hasil pajak kendaraan bermotor akan dialokasikan untuk peningkatan kualitas jalan di Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Majalengka," kata Gelar.
Selian itu kata Gelar, Gubernur terpilih juga menyoroti peningkatan kualitas layanan di berbagai sektor (layanan publik), seperti kesehatan, pendidikan, pariwisata, reformasi birokrasi, kebudayaan, dan lingkungan hidup.
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mendorong peningkatan kualitas layanan di berbagai sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, pariwisata, reformasi birokrasi, kebudayaan, dan lingkungan hidup (terutama sampah dan tambang ilegal yang merusak alam). Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat" paparnya.
Sedangkan, dalam kesempatan itu Bupati Majakengka terpilih mengusulkan agar jalan yang menghubungkan Kadipaten – Majalengka – Maja – Banjaran – Talaga – Cikijing dapat dialihkan statusnya menjadi jalan nasional
"Kepada Gubernur terpilih, Bupati Majalengka terpilih mengusulkan agar jalan yang menghubungkan Kadipaten – Majalengka – Maja – Banjaran – Talaga – Cikijing dapat dialihkan statusnya menjadi jalan nasional. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan infrastruktur jalan dalam mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut," tandasnya.
Disamping itu kata Gelar, Bupati Majalengka terpilih juga meminta dukungan untuk percepatan pembangunan jalan rute Majalengka kota, Cibodas hingga Lemahsugih.
"Bupati Majalengka terpilih juga meminta dukungan dari Gubernur Jawa Barat terpilih untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dari Majalengka Kota ke Cibodas hingga Lemahsugih" tutur Gelar seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Senin (3/2).
"Pembangunan tersebut diharapkan dapat memangkas waktu tempuh dan mempermudah akses bagi masyarakat Lemahsugih yang selama ini harus berputar melalui Talaga untuk mencapai Majalengka Kota," tambahnya.
Pertemuan tersebut kata Gelar, mencerminkan komitmen kuat antara Pemerintah Kabupaten Majalengka dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, serta berpihak kepada masyarakat.
'Dengan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan provinsi, diharapkan berbagai program strategis dapat berjalan dengan optimal demi kemajuan Majalengka dan Jawa Barat secara keseluruhan," pungkasnya