Meriahkan Tahun Baru Imlek 2576, Kota Bekasi gelar pawai Cap Go Meh

Memeriahkan tahun baru Imlek ke 2576, Kota Bekasi menggelar pawai dan karnaval Cap Go Meh.

Update: 2025-02-12 19:32 GMT
Sumber foto: Hamzah Aryanto/elshinta.com.

Elshinta.com - Memeriahkan tahun baru Imlek ke 2576, Kota Bekasi menggelar pawai dan karnaval Cap Go Meh.

Perayaan Cap Go Meh 2576/2025 dengan tema "Kirab Budaya Ruwat Bumi" yang digelar Rabu (12/2) berlangsung meriah dan diikuti ribuan peserta.

Pawai budaya yang diberangkatkan dari Kelenteng Hok Lay Khiong, Jalan Kenari, Bekasi Timur, ini menjadi bukti nyata toleransi dan  keharmonisan masyarakat setempat.

"Tahun ini kita bisa melaksanakan peringatan pawai Cap Go Meh dengan sangat meriah, tidak seperti tahun lalu yang tidak bisa dilaksanakan karena bersamaan dengan pencoblosan hari H Pemilu," kata Ketua Yayasan Pancaran Tridharma, Roni Hermawan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamzah Aryanto, Kamis (12/2).

Ia menjelaskan perayaan Cap Go Meh di Bekasi telah berlangsung selama ratusan tahun dan telah menjadi bagian integral dari budaya kota.

"Dalam ke-Bhinneka Tunggal Ika, Cap Go Meh telah menjadi salah satu budaya yang membentuk karakter, dan menambah khasanah budaya masyarakat Kota Bekasi, yang penuh dengan sikap toleran dan saling menghargai," jelasnya.

Sementara itu, Pj Walikota Bekasi, Raden Gani Muhamad, yang turut melepas pawai bersama Kapolres Bekasi Kota dan perwakilan Forkominda, memberikan apresiasi tinggi atas kerukunan warga. 

"Supaya terus menjaga kerukunan dalam keluarga besar warga Kota Bekasi, yang penuh toleran ini. Dan tahun ini Kota Bekasi mendapatkan penghargaan sebagai Kota Toleran Nomor dua di Indonesia," ujar Gani yang mengajak seluruh warga untuk terus memelihara semangat toleransi.

Sebagai informasi, adapun rute pawai melintasi sejumlah jalan protokol Kota Bekasi, termasuk Jalan Kartini, Juanda, H. Agus Salim, Perjuangan, dan Mayor Oking, sebelum kembali ke Kelenteng Hok Lay Khiong.

Kegembiraan dan semarak perayaan Cap Go Meh tahun ini menjadi cerminan nyata keberagaman dan toleransi yang hidup di Kota Bekasi.

Acara ini bukan hanya sekadar perayaan budaya Tionghoa, tetapi juga perayaan persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Tags:    

Similar News