Ketum KSBSI dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
Program Asta Cita Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk mencetak generasi unggul baik fisik maupun intelektual salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan di beberapa daerah dan program ini diapresiasi positif oleh warga masyarakat.
Elshinta.com - Program Asta Cita Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk mencetak generasi unggul baik fisik maupun intelektual salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan di beberapa daerah dan program ini diapresiasi positif oleh warga masyarakat.
Melihat hal ini Muhamad Jumhur Hidayat, Ketua Umum Serikat KSBSI mengatakan kehadiran MBG dilakukan untuk mencetak masyarakat yang cerdas.
Menurut Jumhur, MBG adalah program yang luar biasa untuk mencetak masyarakat atau generasi yang cerdas, sehingga dia tidak mudah terombang-ambing dan kemudian majunya sebuah bangsa, syaratnya adalah masyarakat yang cerdas. Indonesia perlu mengakui bahwa standar IQ rata rata anak Indonesia masih 78,9 itu yang terendah di ASEAN dan itu pastinya membuat terkejut karena memang faktanya di Indonesia punya problem soal stunting, kekurangan gizi dan sebagainya.
"Jadi niat makan siang gratis itu adalah mulia dan itu dirasakan langsung oleh orang yang memang sedang membutuhkan," kata Jumhur saat kunjungan ke Koperasi TKBM, Pelabuhan Tanjung Priok seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, ME Sudiono, Kamis (20/2).
Disebut Jumhur bahwa tidak ada alasan untuk menolak Program MBG, hanya saja mungkin yang proses delivery atau penyajian sampai ke lokasi sekolah yang menjadi hambatan.
"Justru kita harus mendukung program ini yang menjadi harapan kita, hambatan pasti ada mungkin dalam proses delivery di lapangan. Ini kan bukan Singapura. Negara kita terbentang dari Sabang sampai Merauke ada sekian belas ribu pulau dan pastinya banyak menemui problem diproses delivery dan implementasi tentu wajar dan itu tentu harus segera diatasi dan ini pengalaman pertama bangsa ini lakukan," ujarnya.
Jadi, lanjut MJH panggilan akrabnya, bagi dirinya sekarang semua kelemahan langsung menjadi feedback untuk diperbaiki. "Sebetulnya apalagi yang punya niat korupsi, tolong lah jangan lakukan , apalagi ini untuk betul-betul untuk masyarakat yang memerlukan jadi harus ditindak keras kepada orang yang main-main dan korupsi boleh untung dalam proses yah untung wajar lah mungkin 5-10% untung dalam proses pembelian bahan-bahan dan sebagainya tapi jangan kemudian sampai merugikan masyarakat. Ya, ini memang bukan sekadar pelaksanaan di lapangan tapi ini ada supply chance," paparnya.
Dikatakan MJH program MBG bukan hanya soal pemberian makan bergizi gratis saja tapi juga menunjang fisik tumbuh kembang anak bangsa, juga intelektual. Selain itu program ini meningkatkan ekonomi UMKM, seperti petani, peternak dan yang memiliki usaha catering.
"Bicara MBG bukan hanya soal makan sehat gratisnya saja tapi banyak hal keunggulan yang diraih seperti menaikkan ekonomi petani, peternak, nelayan bahkan UMKM para pelaku usaha catering, ini kan sangat luar biasa," tegasnya.
Jumhur mencontohkan, "misalnya saya dengar di Indonesia itu baru bisa menghasilkan 100 juta telur dalam sehari ya kalo makan siang bergizi gratis ini total penuh itu dibutuhkan 300 juta telur ayam. Artinya, akan memicu peternak dan peternak telur untuk berkerja,".
Sebenarnya, kata Jumhur, program MBG berdampak luar biasa dan otomatis masyarakat lebih produktif lagi.
Ketua umum KSPSI ini juga menyampaikan saran, keikutsertaan lembaga seperti Muhamadiyah, Nahdlatul Ulama, TNI-Polri dan lainnya mendukung program MBG.
"Saya rasa keikutsertaan lembaga-lembaga di setiap daerah yang memang mempunyai pengalaman yang kredibel di bidang itu seperti Muhammadiyah dan NU dan sebagainya, saya rasa itu baik ya," ucap Jumhur.
Bahkan, masih kata Jumhur, dengan tentara sekalipun karena tentara yang sebetulnya tahu persis kondisi di wilayah, kinerja Prabowo ini sangat cepat dan realistis.
"Banyak kami dari kaum buruh pun ikut merasakan perubahan kebijakan yang berpihak kepada buruh dan masyarakat, jadi kita sama-sama kawal program makan siang gratis untuk kemajuan anak bangsa yang berprestasi, intelektual dan otomatis tujuan Indonesia Emas akan tercapai," tegasnya.