Hukama: Membangun solidaritas di Bulan Ramadan bersama Majelis Sukama Muslimin

Tingkatkan solidaritas dan ukhuwah di bulan Ramadan! Pelajari makna kebersamaan dalam Islam, keutamaan berbagi, dan tiga tingkatan solidaritas yang bisa kita capai. Jadikan Ramadan kali ini lebih bermakna dengan mempererat persaudaraan dan kepedulian sosial.

Update: 2025-03-04 12:05 GMT
Sumber foto: Radio Elshinta

Full View

Elshinta.com
 - Bulan suci Ramadan telah tiba, bulan penuh berkah dan ampunan. Di bulan yang mulia ini, kita diajak untuk tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial. Sebagai manusia, kita adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Oleh karena itu, membangun kebersamaan dan berbagi kebaikan dengan sesama menjadi bagian dari ajaran Islam yang sangat dianjurkan.

Keutamaan Kebersamaan dalam Islam
Dalam Islam, kebersamaan sangat dijunjung tinggi. Salah satu contoh nyata adalah shalat berjamaah yang pahalanya dilipatgandakan hingga 27 kali dibandingkan shalat sendirian. Hal ini menunjukkan bahwa kebersamaan dalam beribadah dan berbagi kebaikan memiliki nilai yang luar biasa di sisi Allah.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga saling membutuhkan. Tidak ada satu pun yang bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Seorang petani menanam padi, seorang nelayan menangkap ikan, seorang penjahit membuat pakaian—semua saling bergantung dan melengkapi. Oleh karena itu, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan rasa saling tolong-menolong dan berbagi rezeki dengan mereka yang membutuhkan.

Tiga Tingkatan Solidaritas
Dalam berbagi dan membangun solidaritas, terdapat tiga tingkatan yang bisa kita capai:
1. Peduli terhadap orang lain – Sekadar merasakan dan memahami kesulitan yang dialami oleh sesama.
2. Berbagi dengan orang lain – Tidak hanya peduli, tetapi juga memberikan sebagian dari apa yang kita miliki untuk membantu mereka.
3. Mendahulukan orang lain meskipun kita juga membutuhkan – Ini adalah tingkatan tertinggi dari solidaritas, sebagaimana dicontohkan oleh kaum Ansar yang membantu kaum Muhajirin saat hijrah ke Madinah, meskipun mereka sendiri dalam keadaan sulit.

Membangun Ukhuwah Demi Masa Depan yang Lebih Baik
Kebersamaan dan solidaritas dalam Islam dikenal dengan istilah ukhuwah, yang terbagi menjadi tiga jenis:
- Ukhuwah Islamiyah – Persaudaraan sesama Muslim.
- Ukhuwah Wathaniyah – Persaudaraan sesama warga negara.
- Ukhuwah Basyariyah – Persaudaraan sesama manusia tanpa membedakan suku, ras, atau agama.

Dengan memperkuat ukhuwah ini, kita dapat membangun bangsa yang lebih kuat dan bermartabat. Sejarah mencatat bahwa kemerdekaan Indonesia diraih dan dipertahankan melalui persatuan dan kebersamaan. Begitu pula dalam membangun peradaban ke depan, kita tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus bersatu dalam semangat solidaritas.

Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan kepedulian sosial. Mari manfaatkan bulan yang penuh berkah ini untuk mempererat ukhuwah dan membangun solidaritas, agar kita menjadi pribadi yang lebih baik dan bangsa yang lebih kuat.

Semoga Ramadan kali ini membawa keberkahan bagi kita semua. 

 

Pesan Ramadan yang disampaikan oleh K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., S.Ag., M.A., Ph.D. bersama Majelis Hukama Muslimin Kantor Cabang Indonesia setiap hari selama Ramadan 1446 H pukul 09.00 WIB. Acara ini di dukung oleh Majelis Hukama Muslimin Kantor Cabang Indonesia.

Tags:    

Similar News