Disparekraf DKI Jakarta gelar perjalanan wisata religi, mengenal destinasi bersejarah di bulan suci
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta menggelar Perjalanan Wisata Pengenalan Destinasi Jakarta Bertema Wisata Religi
Elshinta.com - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta menggelar Perjalanan Wisata Pengenalan Destinasi Jakarta Bertema Wisata Religi. Program ini bertujuan untuk mempromosikan destinasi wisata religi di Jakarta, serta memberikan pengalaman yang memperkaya spiritualitas masyarakat sekaligus memperkenalkan sejarah Islam di Jakarta. Perjalanan perdana wisata religi ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 8 Maret 2025.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata menyampaikan bahwa wisata religi memiliki potensi besar dalam menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. “Jakarta bukan hanya pusat bisnis dan pemerintahan, tetapi juga memiliki kekayaan sejarah Islam yang luar biasa. Melalui perjalanan wisata religi ini, kami ingin mengajak masyarakat lebih mengenal dan mencintai warisan spiritual yang ada di Jakarta,” ujarnya.
Peserta perjalanan wisata ini terdiri dari perwakilan media, komunitas konten kreator, serta masyarakat umum yang memiliki minat dalam wisata religi. Melalui kegiatan ini, Disparekraf berharap dapat meningkatkan daya tarik wisata religi di Jakarta serta mendorong lebih banyak wisatawan untuk mengeksplorasi destinasi spiritual yang kaya akan sejarah dan budaya. Rute perjalanan wisata religi mencakup kunjungan ke beberapa masjid bersejarah dan situs religi di Jakarta. Destinasi yang dikunjungi antara lain:
Masjid Istiqlal, ikon kebanggaan Indonesia dan masjid terbesar di Asia Tenggara yang mencerminkan semangat toleransi dan keberagaman. Dengan arsitektur megah, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol persatuan bangsa.
Masjid KH. Hasyim Asy’ari, masjid raya pertama yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan diresmikan pada tahun 2017, Terletak di Jakarta Barat, Masjid KH. Hasyim Asy’ari menjadi destinasi religi yang menarik bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dalam sejarah dan kontribusi ulama dalam perjuangan bangsa.
Masjid Luar Batang, salah satu masjid tertua di Jakarta yang dibangun pada abad ke-18 dan memiliki nilai sejarah serta spiritual yang tinggi. Terletak di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, masjid ini menjadi pusat dakwah Islam dan terkenal sebagai tempat ziarah Makam Habib Husein bin Abu Bakar Alaydrus, seorang ulama besar penyebar Islam di Batavia. Dengan arsitektur khas dan nuansa religius yang kental, Masjid Luar Batang menjadi destinasi wisata religi yang sarat dengan sejarah, tradisi, dan keindahan budaya Islam di Jakarta.
Makam Habib Husein bin Abu Bakar Alaydrus, terletak di kompleks Masjid Luar Batang, Jakarta Utara, dan merupakan salah satu situs ziarah bersejarah di Jakarta. Habib Husein dikenal sebagai ulama dan penyebar Islam di Batavia pada abad ke-18 yang dihormati karena ketakwaan dan peran dakwahnya..
Tidak hanya mengunjungi bangunan bersejarah, peserta juga diajak untuk menikmati pengalaman membuat makanan khas Ramadan serta berkeliling Jalan Sabang untuk merasakan nuansa Ramadan di Jakarta. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih dalam kuliner khas Ramadan yang menjadi bagian dari tradisi warga Jakarta, serta merasakan suasana yang penuh kebersamaan di salah satu kawasan kuliner terkenal di Jakarta.
Program ini diharapkan dapat terus berlangsung dan menjadi salah satu agenda tahunan dalam rangkaian promosi wisata religi di Jakarta. Dengan adanya wisata religi, masyarakat diajak untuk mengeksplorasi sisi lain dari ibu kota yang kaya akan nilai-nilai sejarah, budaya, dan spiritualitas dimana terdapat unsur toleransi didalamnya. Melalui program ini, diharapkan Jakarta semakin dikenal sebagai destinasi yang tidak hanya menawarkan modernitas, tetapi juga memiliki daya tarik wisata religi yang kuat, sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. (BAI)