BMKG prediksi hujan lebat, OMC Jakarta terus dioptimalkan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hasil analisis pada siang hingga dini hari, wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan, sedang, hingga lebat. Berdasarkan hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta masih terus melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang berkolaborasi dengan BMKG, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dan PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (RAI).

Update: 2025-03-17 20:13 GMT
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang berkolaborasi dengan BMKG, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dan PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (RAI). Foto: BPBD DKI Jakarta

Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hasil analisis pada siang hingga dini hari, wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan, sedang, hingga lebat. Berdasarkan hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta masih terus melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang berkolaborasi dengan BMKG, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dan PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (RAI).

Plt. Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo menjelaskan terdapat peningkatan Indeks Surge yang mempengaruhi terhadap signifikannya pembentukan awan di wilayah Jawa bagian Barat dari Senin-Selasa, tanggal 17-18 Maret 2025.

“Indeks Surge tercatat meningkat sebesar +6.1, meskipun belum mencapai tingkat signifikan. Akan tetapi, nilai CENS menunjukkan signifikansi pada tanggal hari ini dan esok hari, yang berpotensi memperkuat pembentukan awan hujan di wilayah Jawa Bagian Barat termasuk Jakarta,” terangnya, Senin (17/3/2025).

Budi pun menjelaskan bahwa berdasarkan analisis dinamika atmosfer, terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di wilayah DKI Jakarta pada siang hingga dini hari. Oleh karena itu, strategi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) akan dilaksanakan dengan area penyemaian di wilayah barat hingga barat laut.

Sementara itu, Ketua Subkelompok Logistik dan Peralatan sekaligus juru bicara Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) Jakarta 2025, Michael Sitanggang, menyampaikan bahwa pada hari ketujuh pelaksanaan OMC, telah dilakukan tiga sorti penyemaian.

“Hari ini, kami menjalankan tiga sorti menggunakan 2,4 ton bahan semai higroskopis. Sesuai supervisi BMKG, sorti pertama difokuskan di wilayah barat, barat daya Banten, dan perairan Selat Sunda. Sorti kedua dilakukan di area barat, barat laut Merak Banten, perairan Selat Sunda, serta Laut Jawa bagian utara. Sementara sorti ketiga menyasar pesisir Serang, Selat Sunda, dan Laut Jawa bagian Utara dengan total durasi penerbangan mencapai 6 jam 15 menit,” paparnya.

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) Jakarta yang telah dimulai sejak tanggal 11 Maret 2025 lalu, dan  telah berhasil melakukan 18 sorti dengan total penggunaan bahan semai mencapai 14,4 ton serta waktu terbang kumulatif mencapai 38 jam. “Melihat dari potensi esok hari yang masih terprediksi cukup tinggi, kami menghimbau masyarakat untuk tetap siaga dengan potensi hujan yang dapat meningkat pada esok hari,” ujar Michael.

Penulis: Vivi Trisnavia/Ter

Tags:    

Similar News