KOWANI Hadirkan 1000 Profesi Perempuan dan Gen Z di Hari Kartini 2025
KOWANI peringati Hari Kartini 2025 dengan program \\\"1000 Profesi Perempuan dan Gen Z\\\", menegaskan peran perempuan dalam membangun Indonesia Emas 2045.
Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2025, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) kembali menegaskan perannya sebagai Rumah Besar Perempuan Indonesia yang konsisten menjalankan dharma pengabdian untuk negeri. Dengan mengusung semangat Kartini “Habis Gelap Terbitlah Terang”, KOWANI menghadirkan program strategis bertajuk “1000 Profesi Perempuan dan Gen Z.”
"Program ini merupakan bagian dari roadmap besar menuju 100 Tahun KOWANI pada 2028, sekaligus kontribusi nyata perempuan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, serta tetap relevan hingga 2128 dan generasi berikutnya," ujar Ketua Umum KOWANI, Nannie Hadi Tjahjanto, pada Rabu (10/4).
Acara puncak peringatan ini akan dilaksanakan pada Senin, 21 April 2025, di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. Kegiatan diselenggarakan secara luring dan daring (hybrid), dengan cakupan nasional dan internasional.
Tingkat nasional akan melibatkan BKOW dan GOW dari seluruh provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia. Sementara di tingkat internasional, kegiatan ini mendapat dukungan dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan jaringan diplomatik Indonesia seperti KBRI, PTRI, dan KJRI di lebih dari 30 negara.
"Acara ini dirancang sebagai ajang edukatif, inspiratif, dan kolaboratif," tambah Nannie. Rangkaian kegiatan akan mencakup:
- Expo Profesi
- Workshop interaktif
- Talkshow lintas generasi
- Bursa kerja dan peluang beasiswa
- Penganugerahan Perempuan Inspiratif
Program “1000 Profesi Perempuan dan Gen Z” bertujuan untuk:
- Mengenalkan dan mengapresiasi beragam profesi perempuan dan Gen Z
- Mendorong literasi karier, teknologi, dan kepemimpinan berkelanjutan
- Membuka ruang kerja dan peluang ekonomi bagi perempuan
- Mengukuhkan peran perempuan sebagai motor transformasi sosial, ekonomi, budaya, dan diplomasi
Nannie menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan bukan hanya tentang posisi atau jabatan, melainkan tentang nilai dan dampak. "KOWANI percaya bahwa perempuan memiliki peran krusial dalam membentuk peradaban yang lebih inklusif, empatik, dan berkelanjutan," ungkapnya, seperti yang dilaporkan Reporter Elshinta Aldi Evi.
Sejumlah riset global seperti dari Harvard Business Review, McKinsey & Company, dan Forbes juga menunjukkan bahwa perempuan memiliki keunggulan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif, mengambil keputusan berbasis empati, serta membentuk generasi pemimpin masa depan.